PROFIL
Sejarah TVRI Sumbar

 

TVRI stasiun Sumbar dengan cikal bakal tiga stasiun transmisi yakni Transmisi Padang, Bukit Gompong dan Pandai Sikek. Kemudian pada  tahun 1982 berdiri  Stasiun Produksi Keliling (SPK), dengan jumlah karyawan 14 orang. Karyawan tersebut berasal dari daerah itu sendiri, dan ditambah dengan mutasi dari stasiun lain. Stasiun produksi keliling hanya membuat paket-paket siaran yang nantinya yang akan dikirim ke stasiun pusat Jakarta untuk di siarkan. Paket tersebut merupakan paket berita, paket hiburan maupun paket wisata.

TVRI Stasiun Sumatra Barat terletak di Jalan Raya By pass KM 16 Koto Panjang, Padang. TVRI Stasiun Sumatera Barat Diresmikan Sebagai Stasiun Penyiaran pada 19 April  1997, yang diresmikan oleh menteri penerangan yang waktu itu dijabat oleh Harmoko. TVRI Sumatera Barat mengudara secara konsisten selama 4 jam setiap harinya. Sejak 1 Januari 2005 TVRI Sumatera Barat dinaikkan statusnya dari stasiun penyiaran kelas C menjadi kelas B. Selama berdirinya stasiun produksi keliling sampai dengan terbentuknya Lembaga Penyiaran Publik, dari kurun waktu tahun 1982 sampai sekarang TVRI Stasiun Sumatera Barat telah dipimpin oleh 15 orang Kepala Stasiun.

Tahun 1982-1989

Drs.Rahman Nasution

Tahun 1989-1995

Drs. Bakaroni AS

Tahun 1995-1999

Yudo Herbeno, SH

Tahun 2001

Drs. Gatot Budi Utomo, MM

September 2002

Drs. Marfa Edison

Tahun 2002-2003

Syafei Sikumbang

Tahun 2003-2008

Purnama Suwardi, SE

Tahun 2008-2009                             

Drs. Micco Kasah,M.SI

Tahun 2009-2011

Drs. Affendi Moussa

Tahun 2011-2012

Ir. Barlin H.Mahmud.MM

Tahun 2012-2016

Drs. Wisnugroho, MM

Tahun 2016 -2018

Arif Suriansyah, SE., ME.

Tahun 2018 - 2019

Zumenik Gani

Tahun 2019 - November 2019

Alri Pamuntjak, S.PT

Tahun 2020 - Sekarang

Drs. Miswaruddin, M.AP.

Ke Beranda