Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Minggu, 16 Desember 2018

14 : 00SUMBAR SEKILAS
14 : 02DUNIA ANAK
14 : 30LENSA OLAHRAGA
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00BUDAYA ALAM MINANGKABAU
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,2SR
15-Dec-18 02:27:28 WIB
Kedalaman 134 Km
74 Km Southwest Gorontalo-gorontalo
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang20 Februari 2018 - 06:23 WIB
Pengalihan SPMA segera dituntaskan
Pengalihan SPMA segera dituntaskan

Reporter : Risnaldi • Editor :

A+AAA-
 

Status Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) hingga saat ini masih dalam proses pengalihan dari Dinas Pertanian ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat. Belum tuntasnya pelaksanaan pengalihan ini berpengaruh terhadap anggaran operasional sekolah bersangkutan.

Proses  pengalihan pengelolaan SMA-SMK dari kabupaten kota ke pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga saat ini masih belum tuntas.  Salah satunya Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) dari Dinas Pertanian ke Dinas Pendidikan Provinsi.

Akibat belum tuntasnya proses pengalihan ini  telah mempengaruhi terhadap anggaran operasional sekolah. Tidak saja anggaran pembangunan fisik tapi juga terhadap gaji guru honorer yang mengajar di sekolah bersangkutan. Untuk itu Ketua Komisi Empat DPRD Sumatera Barat mendorong Dinas Pertanian Provinsi segera menuntaskan proses pengalihan sekolah. Hal ini disampaikan Yuliarman Ketua Komisi Dua DPRD Sumatera Barat kepada sejumlah wartawan usai rapat dengar pendapat dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumatera Barat.

Sementara itu, Candra Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumatera Barat  menyatakan saat ini proses pengalihan hampir rampung dikerjakan. Pengalihan ini tidak saja aset sekolah tapi juga terhadap tenaga pengajar di sekolah bersangkutan. Diperkirakan menjelang akhir bulan Februari 2018 proses pengalihan ini tuntas dikerjakan.

Untuk  menunjang kelangsungan belajar mengajar siswa, saat ini anggaran yang digunakan berbentuk dana pinjaman. Kepala Dinas Pertanian ini juga mengakui belum adanya proses pembayaran gaji guru honorer yang mengajar di SPMA. Sementara anggaran  operasional sekolah telah disediakan sebesar tujuh ratus enam puluh tiga juta rupiah, sedangkan anggaran untuk pembangunan dan perawatan sekolah disediakan tiga koma enam milyar rupiah.

 

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat