Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Selasa, 21 November 2017

Rangkaian acara pada hari Selasa, 21 November 2017 belum dipublikasikan...

 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,3SR
21-Nov-17 06:41:55 WIB
Kedalaman 15 Km
52 Km Northwest Niasutara-sumut
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang12 Oktober 2017 - 06:35 WIB
83 Hektar Sawah Fuso
83 Hektar Sawah Fuso

Reporter : Sherly/ Nurul Qalbi • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Hama Wereng yang menyerang ribuan hektar lahan sawah di Kota Padang sejak pertengahan tahun 2017/ menyebabkan 83 hektar tanaman padi miliki petani mengalami gagal panen atau Fuso. Hal ini menyebabkan petani merugi hingga jutaan rupiah. Meluasnya penyebaran hama wereng sejak pertengah tahun ini menyebabkan 83 hektar sawah di Kota Padang mengalami gagal panen atau fuso. Menyebarnya Hama wereng tersebut diduga karena pertumbuhan padi varietas PB 42 yang rentan dan menjadi Sumbar makanan hama wereng di kawasan ini.

Area yang terkena hama wereng terparah berada di Kecamatan Pauh dan Kuranji, sementara itu kawasan yang dinilai masih dpat ditanggulangi yaitu Koto Tangah dan Bungus. Menindak lanjuti dampak hama wereng yang terjadi hampir diseluruh Kecamatan dikota Padang, Dinas Pertanian Padang telah melakukan beberapa langkah untuk menanggulangi dampak dari ke gagalan panen padi para petani tersebut. Seperti secara berangsur mengganti seluruh varietas PB 42 dengan varietas Batang Piaman, hal ini untuk menekan perkembangan hama wereng, karna jika varietas lain tetap ditanam dan berdampingan dengan varietas PB 42 hama wereng akan menyebar ke varietas tersebut.

Untuk itu varietas PB 42 akan berangsur di ganti secara keseluruhan dengan varietas lainnya. Hingga saat ini dinas pertanian Kota Padang telah memberikan bantuan benih bersubsidi 2000 hektar dan bantuan benih gratis 1000 hektar, yang dibagikan secara merata keseluruh kecamatan di kota padang. Saat ini luas sawah di kota padang mencapai 6418 hektar, dengan jumlah kelompok tani yang terdaftar 376 kelompok tani. Para petani di edukasi untuk memantau penyebaran hama wereng lebih awal, karna jika lebih cepat diketahui pengendalian hama wereng tersebut dapat lebih mudah dilakukan.

 

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat