Live Streaming

 
Tinjauan Acara

Selasa, 23 Juli 2019

08 : 02PAGI KITA
09 : 00SENANDUNG MINANG
09 : 30BARAJA MANGAJI
16 : 04SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00DIALOG FOKUS KITA
 
Informasi

 
Sosial Media
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang28 September 2017 - 06:01 WIB
Maraknya OTT, Mendagri Minta Pejabat Kendalikan Diri
Maraknya OTT, Mendagri Minta Pejabat Kendalikan Diri

Reporter : Delima / Agusri • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Maraknya operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat pejabat pemerintah baik di daerah maupun di pusat  sangat disayangkan oleh Menteri Dalam Negeri. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengingatkan kepala daerah harus lebih hati-hati dalam mengemban tugas. Peringatan ini khususnya untuk mereka yang akan kembali mencalonkan diri pada penyelenggaraan Pilkada nanti.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menanggapi maraknya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu belakangan. Maraknya OTT dipemerintahan ini mengingatkan pada  semua pejabat dan ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk memahami mengenai area rawan korupsi, termasuk jebakan-jebakan yang harus dicermati dengan baik. Tjahjo menegaskan, jebakan yang dimaksud tersebut bukan inisiatif KPK, melainkan dilakukan oleh orang-orang di sekitar kepala daerah. Bahkan, menurut Menteri Dalam Negeri ini mungkin saja jebakan tersebut sengaja dibuat oleh lawan politik. Kemudian, tindakan koruptif tersebut diketahui KPK dan ditindaklanjuti dengan penangkapan. Untuk itu dengan tegas, Tjahjo Kumolo menghimbau pejabat pemerintahan untuk dapat mengendalikan diri dan lebih hati-hati dalam bersikap dan mengambil keputusan.

Sementara itu area rawan korupsi diakui Menteri Dalam Negeri ini mulai dari perencanaan anggaran, retribusi pajak dan hibah bantuan sosial, masalah belanja barang dan jasa hingga jual beli jabatan.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa