Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Senin, 22 Oktober 2018

Rangkaian acara pada hari Senin, 22 Oktober 2018 belum dipublikasikan...

 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,3SR
21-Oct-18 01:51:59 WIB
Kedalaman 92 Km
127 Km Northwest Kep-talaud-sulut
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang26 September 2017 - 06:21 WIB
Polda Sita Ratusan Obat Berbahaya
Polda  Sita Ratusan Obat Berbahaya

Reporter : TUA SAMAN SIREGAR • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat di bantu Balai Pengawasan Obat dan Makanan Padang menyita ratusan obat berbahaya dari beberapa apotik di wilayah Tarandam, Kota Padang. Ratusan obat berbahaya tersebut di duga beredar tanpa ada resep dokter dan melampaui batas kedaluwarsa. Tim Gabungan Direktorat  Reserse Narkoba Polda Sumbar bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan Padang melakukan razia ke sejumlah apotik di Kota Padang, yakni Pasar Raya Padang dan wilayah Tarandam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

Dalam razia tersebut, Petugas Gabungan menemukan ratusan obat berbahaya di salah satu apotek di wilayah Tarandam, bahkan  obat tersebut telah  kedaluwarsa. Selain obat kedaluwarsa, Petugas juga menemukan sejumlah obat kuat yang beredar tanpa resep dokter. Ratusan obat yang berbahaya  yang terdiri dari tujuh jenis obat-obatan ini langsung diamankan ke Mapolda Sumatera Barat, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Wadir Narkoba Polda Sumbar AKBP Yulman Try Himawan menjelaskan, razia dilakukan untuk memastikan Sumatera Barat terbebas dari obat berbahaya seperti obat PCC yang sempat beredar di beberapa daerah di Indonesia. Kabid pemeriksaan dan penyidikan BPOM Padang Antoni Asdi menambahkan, pihaknya akan memanggil pemilik apotik yang di duga memasarkan obat kedaluwarsa tersebut. Jika terbukti bersalah, BPOM Padang akan memberikan sanksi keras berupa pemberhentian penjualan obat-obatan.

Selain di Kota Padang, jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Barat juga melakukan razia kesejumlah apotik yang ada di Sumatera Barat, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, Petugas tidak menemukan  peredaran pil PCC di Sumatera Barat.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat