Live Streaming

 
Tinjauan Acara

Jum'at, 24 Mei 2019

08:01SERAMBI MUSLIMAH
09:00PESONA INDONESIA
09:30NADA ISLAMI
16:00SUMATERA BARAT HARI INI
17:00NUANSA IMAN ROADSHOW
18:00BERBUKA KITA
 
Informasi

 
Sosial Media
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kota Sawahlunto14 September 2017 - 06:39 WIB
Angka kematian Ibu dan anak di Indonesia masih tinggi
Angka kematian Ibu dan anak di Indonesia masih tinggi

Reporter : NOLA/JONISARTIKA • Editor : Administrator

A+AAA-
 

Angka kematian ibu dan anak di Indonesia relatif tinggi. Menurut catatan pemerintah angka kematian ibu 305 per 100 ribu kelahiran hidup, sementara angka kematian bayi 22 per 100 ribu kelahiran hidup. Selama tahun 2015, hasil survei kementerian kesehatan Republik Indonesia mencatat angka kematian ibu dan anak di Indonesia masih tinggi.

Menurut data, angka kematian ibu adalah 305 per 100 ribu kelahiran hidup, sementara angka kematian bayi 22 per 100 ribu kelahiran hidup. Direktur kesehatan keluarga dan penelitian kesehatan Kementerian kesehatan Republik Indonesia. Dokter Eni Gustina menjelaskan, meski angka kematian ibu dan bayi di Indonesia cukup tinggi namun angka tersebut relatif menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain itu menurutnya kesehatan ibu dan anak di Indonesia sudah sangat membaik. Sementara angka kematian ibu dan bayi selama 2016 tengah dalam survei dan menunggu hasil, ia mengaku tahun 2016 diperkirakan angka kematian ibu dan bayi samakin menurun.

Eni menambahkan, untuk mengurangi angka tersebut, pemerintah rutin melaksanakan pelatihan pogram kesehatan ibu dan anak atau kia, bahkan melibatkan negara-negara Third Country dan negara islam sehingga terjadi komunikasi lintas negara. Sementara Indonesia termasuk contoh negara yang berhasil dalam program kia bagi negara islam. Posyandu atau pos pelayanan terpadu di Indonesia merupakan tempat pelayanan ibu dan anak dibanding negara-negara tersebut.

Berita Lainnya
 
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa