Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Rabu, 26 September 2018

14 : 00SUMBAR SEKILAS
14 : 02BUKAN TALKSHOW BIASA
15 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00AYO HIDUP SEHAT
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,0SR
26-Sep-18 01:29:46 WIB
Kedalaman 88 Km
215 Km Southeast Peg-bintang-papua
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kabupaten Padang Pariaman13 September 2017 - 06:08 WIB
Puluhan joki ikuti pacu kuda tradisional
Puluhan joki ikuti pacu kuda tradisional

Reporter : ABDUL, SYARIL • Editor : Administrator

A+AAA-
 

Puluhan joki utusan sejumlah kabupaten kota di Sumatera Barat, ambil bagian dalam iven tahunan pacu kuda dan open race tradisional, digelanggang pacuan kuda duku banyak, Nagari  Balah Aia, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, Meski sempat diguyur hujan, iven tahunan tersebut tetap meriah dihadiri ribuan masyarakat. Puluhan joki, utusan sejumlah Kabupaten, Kota di  Sumatera Barat, antusias mengikuti iven tahunan pacu kuda dan open race tradisional, yang dihelat pemerintah setempat digelanggang pacuan kuda duku banyak, Nagari  Balah Aia, Kecamatan VII Koto.

Terlihat, para peserta dengan gagah dan hati-hati menunggangi kuda mereka, berpacu  untuk bisa sampai pada posisi utama. Tahun ini pacu kuda dan open race tradisional, diikuti 60 kuda yang tersebar di Kabupaten Kota di Sumbar. Sedangkan,  untuk kelompok pacuan atau race diikuti dua model yakni draf bogi tradisional dan  pacuan kuda lokal. Sedangkan kriteria penilaian untuk kategori klas draf bogie dinilai dari seni lari kuda, sementara pacuan kuda lokal dinilai dari kecepatannya.

Nasrun, salah seorang peserta mengaku sudah sering mengikuti iven pacuan kuda ini, bahkan tak jarang mendapatkan juara, selain merawat kuda dengan baik, Nasrun memiliki teknik jitu agar kudanya bisa menang, salah satunya ramuan tradisional yang diraciknya sendiri untuk dioleskan kekaki kuda. Namun pada iven pacuan kuda di Padang Pariaman ini, ia mengaku sedikit kecewa, karena kondisi gelanggang dipenuhi batu kerkil, sehingga berbahaya bagi kaki kuda. Namun ia berharap pemerintah serius mengelola gelanggang pacuan pada iven-iven berikutnya.

Pemkab Padang Pariaman mengaku akan memperbaiki gelanggang pacuan kuda kedepanya, agar tidak membahayakan pada kuda. Karena iven pacuan kuda sangat banyak peminatnya serta banyak penggemarnya, sehingga bisa dikembangkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan datang kepadang pariaman. Lomba pacu kuda, selain untuk meningkatkan kunjungan wisata, baik lokal maupun mancanegara. Iven tahunan tersebut juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat kususnya disekitar arena perlombaan. Sementara itu, suasana keramaian digelanggang pacuan kudapun ramai dihadiri ribuan masyarakat, menyaksikan iven tahunan tersebut.

 

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat