Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Jum'at, 22 Februari 2019

14 : 00SUMBAR SEKILAS
14 : 02NADA ISLAMI
14 : 30JALAN-JALAN ISLAMI
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00NUASA IMAN
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,9SR
20-Feb-19 07:10:41 WIB
Kedalaman 30 Km
130 Km Southwest Ternate-malut
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Limapuluh Kota13 September 2017 - 06:19 WIB
Bentrok warga dan anggota DPRD terkait lahan
Bentrok warga dan anggota DPRD terkait lahan

Reporter : EDWARD • Editor : Administrator

A+AAA-
 

Diduga akibat sengketa lahan di Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota, dua kelompok masyarakat terlibat cekcok. Akibat  peristiwa ini,  seorang  warga meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka parah, termasuk satu orang anggota DPRD setempat. Cekcok antara Tedy Sutendi anggota DPRD Kab. 50 Kota dengan warga pilubang mengakibatkan seorang warga Nagari Pilubang bernama Erwin meninggal dunia.

Namun sayang, saat sejumlah wartawan hendak mengambil gambar, sejumlah petugas menghalang-halangi. Sedangkan Tedy Sutendi bersama adiknya Tito menderita luka cukup parah. hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut. Bahkan hingga saat ini ketiganya masih disebut sebagai korban. karena  untuk saat ini pihak penyidik masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi yang sedang berada di TKP.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, cekcok tersebut dipicu oleh persoalan tanah ulayat yang sejak beberapa tahun sebelumnya sempat terjadi. Polisi juga belum bisa menyimpulkan apakah kasus perkelahian itu berawal dari penyerangan atau tidak. Namun dari informasi sementara, di tempat terjadinya peristiwa TKP, seorang anggota DPRD Limapuluh Kota, Tedy Sutendi  berencana melakukan pembangunan jalan memanfaatkan dana pokir. Tedy Sutendi, anggota DPRD Limapuluh Kota sempat   dilarikan ke RSU dr. M. Jamil Padang karena luka bacok yang dicerita cukup serius.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat