Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Jum'at, 27 April 2018

14 : 00SUMBAR SEKILAS
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00NUANSA IMAN
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,3SR
26-Apr-18 23:56:01 WIB
Kedalaman 10 Km
74 Km Northeast Sarmi-papua
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kota Solok13 September 2017 - 06:00 WIB
Daya beli rendah, sejumlah pedagang Sapi gulung tikar
Daya beli rendah, sejumlah pedagang Sapi gulung tikar

Reporter : ARIE PRATAMA SETIAWAN • Editor : Administrator

A+AAA-
 

Sejumlah pedagang daging sapi di Pasar Raya Kota Solok banyak yang  gulung tikar, akibat lemahnya daya beli masyarakat sehingga tidak sesuainya  pemasukan dengan pengeluaran. Menurunnya daya beli daging sapi oleh masyarakat membuat para pedagang sapi Pasar Raya Kota Solok mengeluh, bahkan sejumlah pedagang daging sapi gulung tikar dan pindah pekerjaan.

Pantauan dari lokasi di kios daging, saat ini yang berjualan daging sapi hanya tinggal beberapa kios saja, terlihat banyak kios yang kosong di tinggal para pedagang daging sapi, meskipun kios dagingnya tidak di pakai lagi nanum terlihat plang merek masih terpasang utuh di atas kios-kios kosong ini. Menurunnya daya beli masyarakat karna harga daging sapi yang terlalu tinggi sekitar 120 ribu rupiah perkilo gram, kebanyakan pembeli saat ini hanya dari pemilik  rumah makan.

Menurut pedagang yang masih bertahan berjualan, para pedagang yang mengalami gulung tikar karna tidak sesuai lagi pemasukan dengan pengeluaran dan tidak mempunyai manajemen bagus dalam mengatur uang. Sebagian besar para pedagang daging sapi yang gulung tikar ada yang menunggu naik kembali daya beli masyarakat bahkan ada yang beralih pekerjaan  lain seperti berdagang rempah-rempah, bertani dan menjadi supir. Para pedagang sapi di Pasar Raya Kota Solok saat ini tidak lagi membeli sapi dari daerah lampung, meskipun sapi lokal relatif mahal. Selain itu para pedagang berharap kondisi ekonomi masyarakat dapat stabil kembali sehingga permintaan akan daging menjadi meningkat.

 

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat