LIVE STREAMING

LIVE STREAMING TVRI SUMATERA BARAT
 
TINJAUAN ACARA

Minggu, 20 September 2020

08 : 05SERAMBI MUSLIMAH
09 : 00ANAK MINANG CERIA
10 : 00SUMATERA BARAT HARI INI
11 : 00SYIAR DAN SYAIR
12 : 00LENSA OLAHRAGA
13 : 00BRIZIK
13 : 30HIBURAN
14 : 00CERITO LAPAU
15 : 00SPORT
16 : 01SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00SUMBAR MEMBANGUN
17 : 30NADA ISLAMI
18 : 00JEJAK ISLAMI
18 : 30MELODI NOSTALGIA
19 : 30PESONA SUMBAR
 
INFO COVID-19
 
 
SOSIAL MEDIA
 
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kota Solok13 September 2017 - 06:15 WIB
24 Kasus terungkap, Kota Solok masih rawan Narkoba
24 Kasus terungkap, Kota Solok masih rawan Narkoba

Reporter : ARIE PRATAMA SETIAWAN • Editor : Administrator

A+AAA-
 

Kota Solok  sangat rawan narkoba. Terbukti dari awal Januari hingga bulan September tahun ini, satuan reserse narkoba polres Solok Kota  sudah mengungkap 24 kasus narkoba. Pengguna narkoba maupun pengedar narkoba di Kota Solok saat ini sangat marak di  tengah masyarakat. Pasalnya sejak Januari hingga  September   telah  tercatat  24 kasus yang di ungkap satuan reserse narkoba polres Solok Kota. Dari 24 kasus tersebut,  tersangka sebanyak 37 orang di antaranya 35 orang lelaki dan dua orang wanita, rata-rata penyalahgunaan narkotika di Kota Solok adalah remaja dan dewasa.

Kasat narkoba AKP Dodi Apendi mengatakan kasus narkoba saat ini membuat aparat kepolisian harus siaga satu untuk memerangi bisnis barang haram yang dapat merusak masa depan generasi muda. Dari banyaknya kasus penangkapan yang dilakukan oleh jajaran kepolisian polres Solok Kota, pengguna dan pengedar narkoba rata-rata kebanyakan adalah pemain baru sedangkan pemain lama masih bebas berada di tengah-tengah masyarakat.

Pihak kepolisian polres Solok Kota akan terus berupaya melakukan pengembangan dan memberantas peredaran narkoba. pengungkapan kasus narkoba bukan dari besar atau kecilnya tangkapan, akan tetapi bagaimana memutus mata rantai peredarannya. Berharap dari penangkapan-penangkapan yang di lakukan dapat mengungkap jaringannya, untuk kedepan, di harapkan target pengungkapan kasus narkoba lebih banyak jika dibandingkan tahun 2016 lalu. Kasat narkoba AKP Dodi Apendi mengatakan, narkoba telah menjadi ancaman bagi negara Indonesia  yang telah dinyatakan darurat narkoba. Diharapkan kepada masyarakat agar tidak ragu untuk menyampaikan informasi karna pihak kepolisian akan melindungi pelapor yang meberikan informasi tersebut. Bagi pihak keluarga yang anggota keluarga nya terindikasi terlibat narkoba harap di laporkan untuk di rehabilitasi.

 

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa