Live Streaming

 
Tinjauan Acara

Selasa, 23 Juli 2019

08 : 02PAGI KITA
09 : 00SENANDUNG MINANG
09 : 30BARAJA MANGAJI
16 : 04SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00DIALOG FOKUS KITA
 
Informasi

 
Sosial Media
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pesisir Selatan12 September 2017 - 06:23 WIB
Jembatan sempit dan lapuk, warga khawatir
Jembatan sempit dan lapuk, warga khawatir

Reporter : NINING ABRIANTI • Editor : Administrator

A+AAA-
 

Jembatan penghubung antar Nagari di Kampung Inunang Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan semakin sempit dan lapuk karena padatnya aktifitas transportasi. Terlebih jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung tercepat untuk mendukung aktifitas warga sehari-hari. Meski jumlah penduduk semakin bertambah, namun sarana prasarana transportasi di Kampung Inunang Kenagarian Ampek Koto Hilia Kecamatan Batang Kapas belum kunjung memadai.

Seperti terlihat pada salah satu akses penghubung transportasi antar Nagari ini, jembatan yang memiliki panjang lebih kurang 100 meter ini dikhawatirkan tidak mampu menahan padatnya aktifitas transportasi. Jembatan yang dibangun sejak berkembangnya Kampung Inunang ini hanya memiliki lebar 1 meter, meski sudah memiliki tiang baja, namun lantai jembatan dari kayu sering lapuk dan berlubang sehingga mengancam keselamatan warga yang melintasi jembatan ini.

Terlebih jembatan ini merupakan satu-satunya akses penghubung, sehingga pengguna kendaraan bermotor dan pejalan kaki harus mengantri karena jembatan yang sempit. Walinagari Ampek Koto Hilia Satria Darma mengaku sudah mengusulkan rehap dan pelebarn jembatan, namun belum kunjung direasilan. Kampung ini memiliki satu unit sekolah dasar, sehingga aktifitas warga terus padat, selain itu hasil pertanian juga banyak sehingga menambah padatnya transportasi.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa