LIVE STREAMING

LIVE STREAMING TVRI SUMATERA BARAT
 
TINJAUAN ACARA

Sabtu, 26 September 2020

08 : 05SERAMBI MUSLIMAH
09 : 00ANAK MINANG CERIA
10 : 00SUMATERA BARAT HARI INI
11 : 00SYIAR DAN SYAIR
12 : 00SENANDUNG MINANG
12 : 30KULINER
13 : 00MELODI NOSTALGIA
14 : 00CERITO LAPAU
15 : 00DUNIA ANAK
15 : 30HIBURAN
16 :05SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00SUMBAR MEMBANGUN
17 : 30KABA RANAH MINANG
18 : 00NADA ISLAMI
18 : 30JEJAK ISLAMI
 
INFO COVID-19
 
 
SOSIAL MEDIA
 
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kota Sawahlunto14 Agustus 2017 - 06:47 WIB
Wisata Tambang Batu Bara Tekan Kerugian PTBA UPO
Wisata Tambang Batu Bara Tekan Kerugian PTBA UPO

Reporter : INSAN KAMIL DAKOGA • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Dibukanya wisata tambang batu bara bawah tanah oleh PT Bukit Asam di kota Sawahlunto diharapkan mengurangi kerugian yang diderita badan usaha milik negara ini. Perusahaan ini sudah merugi sejak tahun 2002 setelah batu bara di wilayah ini semakin menipis.

PT Bukit Asam unit penambangan ombilin di kota Sawahlunto telah resmi membuka destinasi wisata baru nan menantang yaitu wisata tambang batu bara bawah tanah. Wisata tersebut adalah bagaimana wisatawan dapat merasakan suasana area penambangan bawah tanah, melihat struktur penyangga tanah atau bebatuan, bagaimana sop penambangan, mengetahui perlengkapan penambangan hingga sensasi menambang sendiri.

General manager PTBA UPO, Eko Budi Saputro mengungkapkan dibukanya wisata tambang batu bara bawah tanah ini diharapkan mengurangi kerugian yang diderita badan usaha milik negara ini.PTBA Upo tercatat mengalami kerugian sejak tahun 2002 lalu setelah batu bara di kota tersebut semakin menipis dan sebagian karyawan dirumahkan dan dipindahkan ke kantor PTBA di Tanjung Enim Sumatera Selatan.

Kerugian juga diakibatkan karena biaya operasional yang masih tinggi tidak sebanding dengan pemasukan.Tahun lalu kerugian yang diderita PTBA UPO mencapai 27 miliar, diharapkan kedepannya dengan semakin ramainya kunjungan ke wisata ini mampu menekan kerugian hingga 20 miliar. PTBA menargetkan semua mahasiswa fakultas tambang di indonesia melakukan praktikum di lokasi ini, karena hanya di sini satu-satunya areal tambang bawah tanah yang bisa dimasuki warga dari luar perusahaan.

Dengan begitu ekonomi masyarakat kota Sawahlunto juga ikut meninggkat karena diperkirakan ratusan ribu mahasiswa datang ke Sawahlunto tiap tahunnya.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa