LIVE STREAMING

LIVE STREAMING TVRI SUMATERA BARAT
 
TINJAUAN ACARA

Senin, 28 September 2020

08 : 05PAGI KITA
09 : 00ANAK INDONESIA
09 : 30SALINGKA TANI
10 : 00SUMATERA BARAT HARI INI
11 : 00CARITO LAPAU
12 : 00HIBURAN
12 : 30PESONA INDONESIA
13 : 00INSPIRASI INDONESIA
13 : 30KULINER
14 : 00CARITO LAPAU
15 : 00PADULI BASAMO
15 : 30HIBURAN
16 : 00SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00AYO HIDUP SEHAT
18 : 00NADA ISLAMI
 
INFO COVID-19
 
 
SOSIAL MEDIA
 
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang09 Agustus 2017 - 06:34 WIB
Mobil Penyapu Jalan Segera Digunakan
 Mobil Penyapu Jalan Segera Digunakan

Reporter : MAQRI NELVI L • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Mobil penyapu jalan atau sweeper dinas lingkungan hidup Kota Padang segera beroperasi  untuk jalur utama mulai dari Jalan Bagindo Azizchan hingga Jalan  Adinegoro. Untuk mempertahankan kebersihan kota, DLH juga gencar mengajak masyarakat tertib membuang sampah,  melalui  masjid dan musalla di Kota Padang.

Inilah  sweeper atau mobil penyapu jalan yang sudah sepekan terakhir berada di Dinas Lingkungan  Hidup Kota Padang. Mobil yang di beli melalui e-katalog menggunakan APBD 2017 sebesar 2,8 milyar rupiah  ini   segera dimanfaatkan untuk membersihkan jalan - jalan utama di Kota Padang, mulai dari Jalan Bagindo Azizchan hingga batas Kota Padang dengan Padang Pariaman.

Dengan mobil penyapu jalan buatan Jerman ini,  2-3 ton sampah bisa diangkut, sehingga  pekerjaan menyapu jalan yang seharusnya di kerjakan  34  tenaga petugas  kebersihan dalam satu hari bisa dialihkan pada jalan lainnya yang belum terakomodir kebersihannya saat ini. Operasional kendaraan penyapu jalan ini dilakukan oleh 8 petugas atau operator secara bergantian dibagi dalam 4 tim atau masing – masing dua operator.

Penghargaan Adipura yang di raih pemerintah Kota Padang menjadi motivasi  bersama  untuk mempertahankan dan meningkatkan kebersihan kota. Menyadari  Adipura diraih karna partisipasi masyarakat kota ini, Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang akan terus berupaya agar perilaku  tertib membuang sampah yang sudah berjalan saat ini akan  terus terlaksana dan menjadi budaya.

Melalui masjid dan mushalla melalui para pengurus masjid, Da'i dan Ulama , ajarkan untuk membuang sampah hanya pada pukul 5 sore hingga pukul 5 pagi akan di sampaikan minimal 1 kali dalam sepekan.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa