Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Senin, 10 Desember 2018

Rangkaian acara pada hari Senin, 10 Desember 2018 belum dipublikasikan...

 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,0SR
09-Dec-18 09:50:37 WIB
Kedalaman 10 Km
160 Km Southwest Kab-pangandaran-jabar
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang15 Juni 2017 - 06:29 WIB
Kepsek Dan Wakepsek Mtsn Model OTT Saber Pungli
Kepsek Dan Wakepsek Mtsn Model OTT Saber Pungli

Reporter : TUA SAMAN SIREGAR • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Satgas Saber Pungli Polresta Padang berhasil menangkap oknum Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah Madrasah Tsnawiyah Negeri atau mtsn model Gunung Pangilun  karena di duga  melakukan pungutan liar dari sejumlah calon murid baru. Selain mengamankan dua oknum Kepsek dan Wakepsek Polisi juga menyita barang bukti berupa uang tunai  senilai 18 juta rupiah.

Dua minggu jelang lebaran idul fitri 1438 hijriah satgas saber Pungli Polresta Padang melakukan operasi  tangkap tangan atau ott terhadap dua oknum kepala dan wakil kepala sekolah madrasah tsanawiyah negeri model Gunung Pangilun, Kota Padang. Keduanya di tangkap karena di duga melakukan pengutan liar terhadap sejumlah calon siswa baru yang mendaftar ke sekolah unggulan tersebut. saat dilakukan penangkapan keduanya tengah melakukan negosiasi dengan calon korban di ruangan kepala mtsn model Gunung Pangilun.

Oknum Kepala sekOlah dengan inisial c-k 45 tahun dan Wakil Kepala Sekolah dengan inisial r-j 41 tahun membuka jalur khusus bagi siswa-siswi baru bagi calon siswa-siswi yang ingin bersekolah ke MTSN model dengan syarat harus membayar 1,5 juta hingga 3 juta rupiah, padahal penerimaan siswa baru di lingkungan kementrian agama telah di tutup beberapa waktu lalu.

Selain mengamankan keduanya Tim Saber Pungli Polresta Padang juga   menyita barang bukti berupa uang tunai senilai 18 juta rupiah dari ruang kerja kepala sekolah. Kapolresta Padang Komisaris Besar Polisi Chairul Aziz menjelaskkan penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya pungutan liar dari oknum kepala sekolah terhadap sejumlah calon siswa baru di sekolah tersebut/ sehingga pihak kepolisian melakukan penyelidikan. Dari hasil penyedlikan sementara jumlah korban pungutan liar mencapai 40 orang dengan total uang mencapai 75 juta rupiah namun uang tersebut telah dipergunakan kedua oknum.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat