Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Senin, 24 Juli 2017

15.02SUMBAR SEKILAS
15.05DENDANG 15
16.00BERITA RANAH MINANG
17.00RUMAH RAKYAT
18.00MUSIK KLIP MINANG
18.30SUMBAR MEMBANGUN
 
Prakiraan Cuaca
Mulai 27 October 2016 Jam 07.00 WIB
Sampai 28 October 2016 Jam 07.00 WIB
PADANG
Hujan Ringan
Cuaca : Hujan Ringan
Suhu : 22 - 31 °C
Kelembapan : 67 - 98 %
Kecepatan Angin : 17 (km/jam)
Arah Angin : Tenggara
Sumber : Data BMKG
 
Gempa Terkini
5,5SR
23-Jul-17 20:27:36 WIB
Kedalaman 10 Km
840 Km Southwest Bengkulu-bengkulu
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Agam15 Juni 2017 - 06:57 WIB
BKSDA Usir Harimau Dengan Membunyikan Meriam
BKSDA Usir  Harimau Dengan Membunyikan Meriam

Reporter : GUSRI EL FAISHAL • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Balai konservasi sumber daya alam (BKSDA) Bukittinggi tengah berupaya mengusir harimau sumatera yang diduga  menjadi penyebab hilangnya lima ekor kerbau masyarakat  di jorong pandam gadang ranggo malai (PGRM) Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatang Kamang   Kabupaten Agam. Pasca serangan harimau sumatera terhadap ternak warga  di daerah Pandam Gadang Ranggo Malai Nagari Gaduik Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam  balai koservasi sumberdaya alam BKSDA Bukittinggi langsung melakukan tindakan preventif pengusiran  dengan cara membunyikan meriam di lokasi kejadian.

Kepala Resort BKSDA Hendrick mengatakan tindakan pengusiran satwa harimau sumatera  ini dilakukan  adalah  protap apabila ada konflik satwa dengan masyrakat. Tindakan lain juga bisa dilakukan  dengan pemasangan perangkap apabila pengusiran tidak efektif. Untuk tindakan pengusiran petugas akan menginap di  kawasan ini beberapa hari sambil membunyikan meriam dengan suara keras.

Harimau  memiliki kebiasaan akan menghindari dan menjauh dari suara dan  bunyi yang sangat keras. Diharapkan harimau ini kembali masuk hutan dan tidak lagi memangsa ternak warga. Peternak juga dihimbau untuk tidak memelihara ternak di pinggir hutan berpotensi terjadi konflik  satwa. Sebagai mana berita sebelumnya  satu minggu terakhir  daerah ini diserang  kawanan  harimau sumatera.

Dari laporan warga sudah lima ekor kerbau warga hilang dan bangkainya ditemukan dalam kondisi menggenaskan. Disekitar bangkai juga ditemukan jejak kaki harimau berukuran cukup besar   dugaan  sementara  harimau  berjumlah dua ekor.  Petugas menduga  satwa ini tengah mengajarkan anaknya berburu dengan memangsa ternak warga.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat