Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Selasa, 16 Oktober 2018

14 : 00SUMBAR SEKILAS
14 : 02GAMAD ORCHESTRA
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00DIALOG KHUSUS
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,4SR
15-Oct-18 23:26:49 WIB
Kedalaman 25 Km
74 Km Southwest Kab-acehbarat
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat14 Juni 2017 - 06:12 WIB
Gelombang Tinggi, Nelayan Khawatir Melaut
Gelombang Tinggi,  Nelayan Khawatir  Melaut

Reporter : ANDIKA • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Akibat gelombang tinggi yang melanda wilayah perairan Sasak dan sekitarnya, nelayan setempat enggan melaut. Akibatnya ekonomi masyarakat setempat semakin sulit,  terlebih sebentar lagi akan memasuki lebaran idul fitri. Beginilah kondisi nelayan sampan yang berada di sekitar Pantai Sasak dan sekitarnya, sejak beberapa hari ini, nelayan setempat tidak bisa melaut disebabkan tingginya gelombang di tengah laut, sehingga sangat mengancam keselamatan mereka.

Akibatnya puluhan perahu nelayan setempat terpaksa tersandar di pinggir pantai, hingga kondisi cuaca kembali membaik, bahkan sejumlah nelayan mengaku kehidupan dan ekonomi mereka menjadi terancam, sebab saat memasuki ramadhan dan lebaran nanti kebutuhan  akan semakin tinggi. Salah seorang nelayan Dul mengatakan, ketinggian gelombang di laut saat ini mencapai dua meter bahkan lebih, namun kondisi tersebut, tidak berlangsung lama, terkadang badai dan gelombang tinggi hanya berlangsung beberapa jam saja, dan kemudian normal kembali, karena kondisi cuaca tidak bisa diprediksi, para nelayan memilih untuk berisitrahat demi keselamatan mereka.

Melihat kondisi ini para nelayan setempat mengaku hanya bisa pasrah dan menunggu cuaca kembali membaik, bahkan beberapa diantara rekan-rekan berupaya mencari pekerjaan lain, untuk memenuhi kebutuhan harian keluarga mereka. Akibat kondisi ini, harga ikan di daerah tersebut melambung tinggi, para pedagang mengaku harus mendatangkan ikan dari luar daerah, seperti ikan dari Provinsi Aceh dan Pesisir Selatan, pasalnya di daerah tersebut menggunakan kapal besar atau di atas tiga puluh gross ton.

Masyarakat dan nelayan setempat berharap kedepan pemerintah bisa membantu mereka, dengan cara menggelar pasar murah atau bazar di daerah tersebut. Pasalnya sebagian besar ekonomi masyarakat di pinggir pantai tersebut,  berada di bawah garis kemiskinan, sehingga sangat membutuhkan bantuan saat memasuki ramadhan dan lebaran nanti.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat