Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Rabu, 26 September 2018

14 : 00SUMBAR SEKILAS
14 : 02BUKAN TALKSHOW BIASA
15 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00AYO HIDUP SEHAT
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,0SR
26-Sep-18 01:29:46 WIB
Kedalaman 88 Km
215 Km Southeast Peg-bintang-papua
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat14 Juni 2017 - 06:03 WIB
Masyarakat Rela Antri Demi Premium
Masyarakat  Rela Antri Demi Premium

Reporter : ANDIKA • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Akibat berebut BBM jenis premium, puluhan kendaraan roda empat dan roda dua mengantri panjang di SPBU Batang Lingkin Kabupaten Pasaman Barat. Kondisi tersebut sering terjadi satu bulan terakhir, masyarakat rela mengantri mendapatkan premium, dengan alasan harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan pertalite  dan  pertamax.

Beginilah kondisi antrian panjang kendaraan yang hendak mendapatkan BBM jenis premium di SPBU Batang Lingkin Kabupaten Pasaman Barat. Pemilik kendaraan tersebut rela mengantri sejak pagi hingga siang hari untuk mendapatkan premium, padahal bahan bakar kendaraan mereka bisa digantikan dengan pertalite. Para pemilik kendaraan mengaku rela mengantri dengan alasan adanya perbedaan harga yang mencapai tiga ribu rupiah, jika dibandingkan dengan premium. Selain itu sejumlah pengendara, beralih kendaraan mereka sudah terbiasa diisi menggunakan premium.

Menurut pengawas SPBU Batang Lingkin, antrian panjang pada pompa premium ini terjadi setiap hari selama satu bulan belakangan ini, pasalnya setiap premium datang, dipastikan akan terjadi antrian panjang kendaraan yang hendak mengisi penuh tangki kendaraan mereka. Antrian panjang tersebut, berdampak terhadap kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU, pasalnya antrian kendaraan menutup pintu masuk menuju SPBU, sehingga mobil lain yang hendak mengisi BBM jenis solar harus berputar arah, selain itu pengendara lain yang melintas juga menjadi tersendat.            

Menurut pihak SPBU, sebagian besar masyarakat Pasaman Barat, saat ini masih enggan membeli pertalite atau pertamax dengan alasan harga yang terlalu mahal, padahal sejak beberapa bulan terakhir seluruh spbu di Pasaman Barat sudah menyediakan BBM alternatif berupa pertalite atau pertamax, seiring mulai dikuranginya jatah premium di seluruh SPBU.

Pihak SPBU memprediksi kondisi tersebut akan terus terjadi kedepannya,  terlebih saat memasuki lebaran nanti dan tingginya kebutuhan BBM untuk arus mudik, disisi lain saat sejumlah masyarakat khawatir akan terjadi kelangkaan BBM jenis premium, sehingga sebagian dari pengendara sengaja mengisi penuh tangki kendaraan mereka, bahkan beberapa diantaranya rela menyimpan BBM di dalam jerigen.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat