Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Jum'at, 27 April 2018

14 : 00SUMBAR SEKILAS
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00NUANSA IMAN
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,3SR
26-Apr-18 23:56:01 WIB
Kedalaman 10 Km
74 Km Northeast Sarmi-papua
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang13 Juni 2017 - 06:37 WIB
Anggaran Pesantren Ramadhan Perlu Ditingkatkan
Anggaran Pesantren Ramadhan Perlu Ditingkatkan

Reporter : NURUL QALBI • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Tahun lalu pemerintah Kota Padang hanya bisa membantu 15 ribu rupiah untuk setiap peserta pesantren ramadhan, namun tahun ini meningkat menjadi 20 ribu rupiah per siswa. Meski telah ada  bantuan  tersebut pihak panitia pelaksana pesantren ramadhan masih membutuhkan tambahan anggaran dari para donatur.

Pelaksanaan pesantren ramadhan di Kota Padang dilaksanakan selama 15 hari. Seperti yang dilakukan di salah satu mesjid di kawasan Ulak Karang Padang Masjid Babussalam Wisma Warta. Pelaksanaan pesantren ramadhan di mesjid ini diikuti oleh sekitar 108 peserta yang berasal dari lingkungan masjid tersebut.

Selama mengikuti pesantren ramadhan seluruh siswa diberikan berbagai materi diantaranya tata cara berwudhu, shalat, etika dalam bergaul ,sikap toleransi serta ilmu tajwid. Sejauh ini kegiatan pesantren ramadhan berjalan dengan baik meski dengan minimnya anggaran.

Untuk itu ketua pelaksana pesantren ramadhan Masjid Babussalam Wisma Warta Ulak Karang Padang Syahriwal Ahzam mengharapakan anggaran pesantren ramadhan kedepannya perlu ditingkatkan. Menurutnya setiap siswa membutuhkan biaya 55 ribu rupiah sementara bantuan dari pemerintah kota padang hanya 20 ribu rupiah per siswanya.

Untuk menutupi kekurangan biaya pelaksanaan pesantren tersebut panitia pelaksana pesantren ramadhan masjid babussalam berupaya  mencarikan dari sumbangan para donatur. Dengan pesantren ramadhan ini pelaksana nantinya diharapkan akan lahir generasi muda yang memiliki karater islami. Sehingga tidak mudah terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi yang tidak cocok dengan budaya islam.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat