LIVE STREAMING

LIVE STREAMING TVRI SUMATERA BARAT
 
TINJAUAN ACARA

Sabtu, 26 September 2020

08 : 05SERAMBI MUSLIMAH
09 : 00ANAK MINANG CERIA
10 : 00SUMATERA BARAT HARI INI
11 : 00SYIAR DAN SYAIR
12 : 00SENANDUNG MINANG
12 : 30KULINER
13 : 00MELODI NOSTALGIA
14 : 00CERITO LAPAU
15 : 00DUNIA ANAK
15 : 30HIBURAN
16 :05SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00SUMBAR MEMBANGUN
17 : 30KABA RANAH MINANG
18 : 00NADA ISLAMI
18 : 30JEJAK ISLAMI
 
INFO COVID-19
 
 
SOSIAL MEDIA
 
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang12 Juni 2017 - 06:33 WIB
Polisi Tangkap Pengedar Diwilayah Bypass Batungtaba
Polisi Tangkap Pengedar Diwilayah Bypass Batungtaba

Reporter : TUA SAMAN SIREGAR • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Satuan reserse narkoba Polresta Padang kembali menangkap seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Batungtaba, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang. Selain mengamankan tersangka, anggota kepolisian juga berhasil menyita barang bukti narkoba jenis sabu. Jajaran kepolisian mengamankan seorang sopir karena di duga mengedarkan narkoba jenis sabu di wilayah Batungtaba Lubuk Begalung, Kota Padang.

Pelaku yang berinisial d-i alias das  52 tahun diamankan saat tengah tidur dengan anaknya dirumahnya jalan By Pass, Rt 02, Rw 04, Kelurahan Batungtaba,  Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang. Usai melakukan penangkapan, Satres Narkoba Polresta Padang langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan menemukan sejumlah barang bukti, yakni  tiga  paket kecil narkotika jenis sabu, tiga potongan plastik warna hitam yang diduga sebagai penyimpanan sabu dan satu unit handphone.

Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari tersangka n-i alias bunda yang ditangkap beberapa hari lalu, setelah dilakukan pemeriksaan tersangka n-i alias bunda 52 tahun yang ditangkap sebelumnya merupakan kakak kandung pelaku d-i. Kini keduanya harus berada di dalam tahanan Mapolresta Padang, karena mengedarkan barang haram jenis sabu. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang penyalahgunaan narkoba, nomor 35 tahun 2009 pasal 112 dan 114 ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa