Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Selasa, 21 November 2017

Rangkaian acara pada hari Selasa, 21 November 2017 belum dipublikasikan...

 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,3SR
21-Nov-17 06:41:55 WIB
Kedalaman 15 Km
52 Km Northwest Niasutara-sumut
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kota Solok22 Mei 2017 - 06:03 WIB
Masyarakat Kembangkan Budidaya Bunga Krisan
Masyarakat Kembangkan Budidaya Bunga Krisan

Reporter : ARIE PRATAMA SETIAWAN • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Saudara, masyarakat payo Kota Solok mengembangkan budi daya bunga krisan, dari pembudidayaan yang dilakukan sudah menghasilkan 10 macam warna dari bunga krisan tersebut. Bunga seruni atau lebih di kenal bunga krisan adalah sejenis tumbuhan berbunga yang sering ditanam sebagai tanaman hias pekarangan atau bunga petik. Bunga krisan merupakan salah satu tanaman bunga yang bukan berasal dari Indonesia.

Masyarakat kawasan Payo Kelurahan Tanah Garam Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok mencoba mengembangkan budidaya bunga krisan ini. Budidaya bunga yang populer di Indonesia sebagai bunga potong atau bunga hias ini memiliki potensi ekonomi yang cukup menjanjikan bagi masyarakat, selain tidak membutuhkan areal yang sangat luas, pembudidayaan bunga terbilang tidak begitu sulit, perawatan hanya perlu di bersihkan di area tanaman dan cukup di beri pupuk kandang.

Saat ini sudah banyak masyarakat sekitar payo yang bisa menjual bunga krisan yang dibudidayakan dirumah mereka, tak jarang pengunjung dari berbagai daerah lain datang ke payo untuk membeli bunga milik warga, dengan harga jual berkisar 1500 rupiah hingga 2000 rupiah perbatang. Menurut Zulkifli Ishaq pembudi daya bunga krisan ini awalnya iamemperoleh  bibit dari bantuan Balithi Cipanas sebanyak 50 batang, dari bibit tersebut hingga kini  bunga yang dihasilkan pun sudah mampu memenuhi permintaan pasar tanaman hias.

Bunga hasil pengembangan bersama masyarakat bisa mencapai ketinggian 80 centi meter, serta bunga yang dihasilkan cukup beragam dan mengkilat, ada sekitar lebih kurang sepuluh warna yang sudah bisa diproduksi atau di hasilkan oleh bunga krisan di daerah payo ini dan akan terus dikembangkan kedepannya. Sementara itu dengan tumbuh dan berkembang nya bunga krisan di daerah payo ini menjawab pendapat yang berkembang di tengah masyarakat jika bunga krisan tidak bagus atau tidak bisa dibudidayakan di kawasan payo. Selain itu dengan berkembangnya bunga krisan ini, pemerintahan Kota Solok bersama masyarakat akan membantu mendorong agar bunga krisan ini dapat di lestarikan di Kota Solok sehingga daerah payo bisa menjadi tempat agrowisata nantinya.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat