Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Jum'at, 14 Desember 2018

14 : 00SEKILAS SUMBAR
14 : 05NADA ISLAMI
14 : 30PESONA SUMBAR
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00NUANSA IMAN
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,2SR
12-Dec-18 00:20:12 WIB
Kedalaman 21 Km
109 Km Northwest Kep-mentawai-sumbar
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat03 April 2017 - 06:36 WIB
Masyarakat Jorong Taming Butuh Ambulance
Masyarakat Jorong Taming Butuh Ambulance

Reporter : ANDIKA • Editor : Administrator

A+AAA-
 

Berada jauh dari puskesmas dan harus menempuh jalan yang sangat sulit, masyarakat di Jorong Taming meminta Pemerintah Daerah menyediakan Ambulance Double Gardan di daerah tersebut. Pasalnya saat keadaan darurat sering kali masyarakat setempat kebingungan bahkan harus membawa pasien menggunakan mobil sawit. Ratusan kepala keluarga di Jorong Taming Nagari Batahan meminta Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat, menyediakan satu unit Ambulance Double Gardan di daerah tersebut. Pasalnya sering kali mereka kesulitan saat membawa pasien ke rumah sakit bahkan mereka terpaksa membawa pasien menggunakan mobil pembawa sawit dengan jarak jauh dan kondisi jalan yang memprihatinkan.

Kehadiran ambulance tersebut dinilai sangat mendesak seiring dengan semakin banyaknya jumlah masyarakat, serta seringnya kasus darurat atau pasien ibu melahirkan yang akan dirujuk ke tingkat yang lebih tinggi.

Kehadiran Ambulance Double Gardan tersebut sesuai dengan keadaan dan medan jalan yang sangat jelek menuju daerah tersebut. Selain berliku dan licin jalan menuju daerah tersebut harus melewati kawasan perkebunan kelapa sawit dan aliran sungai tanpa jembatan. Menurut salah seorang bidan jorong di daerah tersebut, Yulisda ambulance hanya tersedia di Puskesmas Ranah Batahan tepat sekitar dua puluh kilo meter dari daerah tersebut, meski demikian sulitnya jalan jarak tersebut harus ditempuh sekitar satu jam perjalanan.

Tidak tersedianya angkutan umum atau ambulance, membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya besar untuk mobilisasi pasien, bahkan terkadang seringkali pasien dibawa menggunakan mobil perusahaan kelapa sawit atau mobil lansir. Bahkan beberapa diantaranya tidak bisa lagi tertolong akibat jarak yang jauh. Dengan kondisi tersebut, masyarakat berharap pemerintah bisa menyediakan satu unit ambulance atau mobil sejenisnya, agar dalam kondisi darurat masyarakat setempat bisa mendapatkan pelayanan dan pertolongan. Karena selama ini sering terjadi kasus pendarahan atau kecelakaan kerja, sementara jarak sangat jauh dari rumah sakit atau puskesmas.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat