LIVE STREAMING

LIVE STREAMING TVRI SUMATERA BARAT
 
TINJAUAN ACARA

Selasa, 29 September 2020

08 : 05PAGI KITA
09 : 00ANAK INDONESIA
09 : 30SALINGKA TANI
10 : 00SUMATERA BARAT HARI INI
11 : 00AYO HIDUP SEHAT
12 : 00MINANG MAIMBAU
12 : 30KULINER
13 : 00SENANDUNG MINANG
13 : 30SUMBAR MEMBANGUN
14 : 00CARITO LAPAU
15 : 00PADULI BASAMO
16 : 05SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00SUARA PUBLIK
18 : 00NADA ISLAMI
18 : 30JEJAK ISLAMI
 
INFO COVID-19
 
 
SOSIAL MEDIA
 
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Daerah15 Januari 2016 - 07:33 WIB
Ibu dan Dua anaknya menghilang, diduga bergabung dengan GAFATAR
Ibu dan Dua anaknya menghilang, diduga bergabung dengan GAFATAR

Reporter : Tua Saman Siregar • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Seorang Ibu dan dua anaknya warga Bungo Mas, Kelurahan Bungo Pasang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang menghilang sejak 7 Januari lalu. Warga menduga Ibu dan kedua anaknya menghilang karena  bergabung dengan  GAFATAR.

Beginilah kondisi di salah satu rumah warga Komplek Bungo Mas, Kelurahan Bungo Pasang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang menghilang sejak 7 Januari lalu. Warga dan keluarga terkejut dengan peristiwa hilangnya Ibu dan dua anaknya.

Menurut keterangan warga sekitar, pada Kamis 7 januari 2016 lalu para tetangga menyaksikan Ibu yang beridentitas Anasia Fitria dan dua anaknya tersebut di jemput orang yang tidak di kenal dengan menggunakan mobil warna putih, namun tidak meninggalkan pesan terhadap tetangga dan keluarga. Anasia Fitria dan dua anaknya di ketahui menghilang setelah beberapa hari tidak kembali kerumahnya, bahkan pihak keluarga mencoba menghubungi para keluarga di kampung halamannya di kayu tanam namun tidak mengetahui keberadaannya.

Hasil komunikasi terakhir melalui telephone genggam, Ibu dan dua anaknya berada di wilayah Sulawesi, namun tidak menyebutkan lokasi pasti. Anasia Fitria juga mengirimkan pesan bahwa dirinya dan anaknya dalam keadaan sehat dan aman.

Menurut pengakuan suami Anasia Fitria, beberapa waktu terakhir istrinya diketahui bergabung dengan salah satu ormas di kampung orangtuanya yakni di Kayu Tanam, namun tidak di ketahui secara pasti terkait aktivitas ormas tersebut. Dari ciri-ciri ormas sangat mirip dengan ormas GAFATAR.

Warga menduga Ibu dan dua tersebut menghilang karena bergabung dengan ormas GAFATAR secara diam-diam. Sampai saat ini pihak keluarga masih terus melakukan pencarian terkait hilang ibu dan dua anaknya tersebut.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa