Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Jum'at, 24 November 2017

Rangkaian acara pada hari Jum'at, 24 November 2017 belum dipublikasikan...

 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,5SR
22-Nov-17 08:11:23 WIB
Kedalaman 77 Km
45 Km Southeast Bolaangmongondowtmr-sulut
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat27 Februari 2017 - 06:42 WIB
2 Korban Galodo Ditemukan Meninggal Dunia
2  Korban Galodo Ditemukan Meninggal Dunia

Reporter : ANDIKA ADI • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Setelah melakukan pencarian selama dua hari, akhirnya tim gabungan berhasil menemukan dua korban hanyut akibat terseret arus banjir bandang di Sungai Batang Toman. Kedua korban ditemukan   meninggal dunia dan sudah mengambang  pada tempat dan hari berbeda.

Kedua korban hanyut akibat banjir bandang yang terjadi di Sungai Batang Toman akhirnya ditemukan petugas gabungan. jenazah kedua korban banjir bandang tersebut ditemukan setelah Tim Gabungan TNI Polri, BPBD, Basarnas dan masyarakat melakukan penyisiran sepanjang aliran Sungai Batang Toman. Korban pertama ditemukan  bernama Udin, warga Kampung Baru Lubuak Landua , korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi hanyut.

Sementara itu, korban kedua bernama Mikrat ditemukan   di kawasan Nagari Kapa Kecamatan Luhak Nan Duo. Korban ditemukan mengambang dan tersangkut di dahan kayu yang berada di tengah sungai. Setelah melihat jenazah korban, tim gabungan langsung mengevakuasi dan membawa jenazah korban ke RSUD Pasaman Barat untuk pemeriksaan. Hasil pemeriksaan petugas, di sekujur tubuh korban ditemukan bekas luka dan hantaman bekas keras diduga akibat hantaman batu dan material banjir.

Kasubag Perencanaan BPBD Pasaman Barat Sariful Ahmad mengatakan  kedua korban meninggal dunia ditemukan ditempat dan hari berbeda.  saat ini  jenazah kedua korban telah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman masing-masing, sementara itu tiga korban selamat lain kondisinya sudah mulai membaik. Petugas menghimbau  masyarakat Pasaman Barat ekstra hati-hati dan tidak bermain di sungai saat cuaca buruk atau musim hujan. pasalnya sejumlah sungai besar dan anak sungai sangat rawan terjadi banding bandang, karena tanaman dan ekosistim hutan dan alam telah terganggu dan rusak.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat