Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Kamis, 14 Desember 2017

Rangkaian acara pada hari Kamis, 14 Desember 2017 belum dipublikasikan...

 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,2SR
12-Dec-17 09:23:10 WIB
Kedalaman 113 Km
37 Km Southeast Kota-sukabumi-jabar
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat03 Februari 2017 - 06:22 WIB
Penderita Gizi Buruk Dirujuk Ke M.Djamil, Keluarga Terkendala Biaya
Penderita Gizi Buruk Dirujuk Ke M.Djamil, Keluarga Terkendala Biaya

Reporter : ANDIKA • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Setelah dirawat di RSUD Pasaman Barat  satu minggu, dokter spesialis anak menyarankan Muhaimin Iskandar, balita penderita gizi buruk asal Sungai Aur dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Dokter merujuk Muahimin  karena ia  tidak hanya menderita gizi  buruk, melainkan juga mengidap anemia dan penyakit pada paru-parunya. Pihak RSUD Kabupaten Pasaman Barat menyarankan Muhaimin Iskandar pasien penderita gizi buruk asal Sungai Aur untuk dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Karena berdasarkan hasil pemeriksaan dokter spesialis anak, Muhaimin tidak hanya menderita gizi buruk, tapi juga mengidap sejumlah penyakit lainnya.

Namun hingga   kemarin, pihak keluarga masih melakukan diskusi karena terkendala  biaya. meski saat ini Pemerintah dan BPJS sudah menjamin  biaya pengobatannya, namun pihak keluarga khawatir dengan biaya anak-anak mereka yang tinggal dan biaya mereka selama di Padang. Pasalnya, jika orangtuanya berangkat ke Padang,  sebelas orang anaknya yang lain akan tinggal di kampung.  beberapa diantara anak-anaknya masih pada usia sekolah dan masih kecil sehingga kondisi tersebut membuat pihak keluarga kebingungan.

Menurut Kabid Pelayanan RSUD Pasaman Barat Hilund Bosman, kondisi Muhaimin pasca dirawat di Rsud sejak tanggal dua puluh enam lalu, sudah mulai membaik. Keterbatasan sarana dan tenaga di RSUD Pasaman Barat juga menjadi salah satu faktor   Muhaimin harus dirujuk ke Padang. Saat ini keluarga Muhaimin tengah berfikir mencari jalan keluar untuk biaya mereka selama di Padang, dan biaya untuk memenuhi kebutuhan anak-anak mereka yang ditinggal di Pasaman Barat. Sebab saat ini keluarga yang selama ini mengantungkan ekonomi sebagai buruh, sudah tidak lagi bekerja. mereka juga berharap uluran tangan dermawan untuk membantu meringankan beban mereka.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat