Loading...

NEWS

#mediapemersatubangsa

Daging Impor Ilegal Dan Isu Virus Antraks Tidak Pengaruhi Harga Daging

TVRI Sumatera Barat • Kota Padang27 Januari 2017 - 06:03 WIB

Daging Impor Ilegal Dan Isu Virus Antraks Tidak Pengaruhi Harga Daging

Reporter : Tua Saman Siregar • Editor : Redaksi Berita

 

Beredarnya daging illegal asal India dan adanya isu VIRUS Antraks beberapa hari terakhir tidak berpengaruh terhadap penjualan daging di Pasar Raya Padang, dikarenakan pedagang daging Pasar Raya Padang menjual daging local. Peredaran daging impor asal India beberapa hari terakhir dan adanya isu virus Antraks yang menjangkit hewan ternak seperti sapi dan kerbau di beberapa wilayah di Indonesia tidak berpengaruh terhadap penjualan daging di Pasar Raya Padang.

Hal ini karena pedagang daging Pasar Raya Padang tidak menyediakan daging impor, namun lebih mengutamakan sapi local. Para pedagang menilai kualitas sapi local lebih baik dibandingkan daging impor asal india tersebut. Salah satu pedagang menjelaskan, konsumen daging di Kota Padang lebih memilih membeli daging local karena selain kualitasnya lebih bagus, daging lokal dinilai lebih sehat.

Para pedagang menduga, menurunnya penjualan daging saat ini murni faktor ekonomi bukan karena peredaran daging impor dan isu virus Antraks, saat ini harga daging di Pasar Raya Padang terbilang normal yakni 120 ribu perkilogram. Beberapa hari lalu, tim gabungan Satlantas Padang dan Dinas Perdagangan menangkap 5 ton daging illegal asal India saat melintas di kilometer 22 By Pass, Kecamatan Koto, Padang.

Sosial Media

 

News

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat