Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Jum'at, 24 November 2017

Rangkaian acara pada hari Jum'at, 24 November 2017 belum dipublikasikan...

 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,5SR
22-Nov-17 08:11:23 WIB
Kedalaman 77 Km
45 Km Southeast Bolaangmongondowtmr-sulut
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang23 Januari 2017 - 06:06 WIB
Pasar Tanah Kongsi Mulai Ramai Menjual Pernak-Pernik Imlek
Pasar Tanah Kongsi Mulai Ramai Menjual Pernak-Pernik Imlek

Reporter : HARMALIA, NURUL QOLBI • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Semarak perayaan Tahun Baru Imlek 2017, mulai terlihat di Pasar Tanah Kongsi Pondok Padang. Pedagang Pasar Tanah Kongsi sudah mulai menjual beragam perlengkapan imlek mulai dari makanan hingga pernak-pernik khas Kebudayaan Etnis Tionghoa.

 

Sejumlah toko makanan dan properti mulai menjual pernak-pernik perayaan Tahun Baru Imlek yang ke-2568. Pada perayaan Tahun Baru Imlek sudah menjadi tradisi bagi keluarga etnis tionghoa untuk menyajikan kue keranjang atau kue bakul serta manisan. Saat ini kue bakul dan manisan mulai ramai dibeli masyarakat Tionghoa Kota Padang. Satu kota kue bakul dan manisan ini dijual seharga 50 ribu rupiah untuk setiap kotaknya.

 

Selain menjual makanan yang menjadi tradisi saat perayaan tahun baru imlek, sejumlah pedagang juga menjual berbagai pernak pernik imlek lainnya seperti kartu ucapan selamat, kartu ampao, bunga sakura, dan lentera atau teng long. Satu bungkus kartu ucapan selamat dan amplop ampao dijual dari 200 rupiah hingga 10 ribu rupiah. Sedangkan satu pot bunga sakura ukuran kecil dijual 40 ribu rupiah, ukuran sedang 60 ribu rupiah dan ukuran besar 80 ribu rupiah. Begitu juga dengan lentera atau teng long,  teng long dijual dari harga 30 ribu hingga 150 ribu rupiah tergantung ukurannya.

 

Sementara menurut pedagang pernak pernik tahun baru imlek, masyarakat membeli perlengkapan imlek tahun ini tidak begitu ramai seperti tahun lalu. Biasanya pernak-pernik imlek ini sudah mulai diburu masyarakat tiga minggu sebelum hari perayaan. Namun pada imlek kali ini, hingga satu minggu menjelang perayaan imlek pernak-pernik yang mereka jual belum begitu banyak dibeli masyarakarat yang ikut merayakan perayaan tahun baru etnis tionghoa ini. Penurunan tingkat daya beli masyarakat terhadap pernak-pernik imlek ini terjadi hingga 50 persen lebih dibandingkan tahun sebelumnya.                                                                                                                                                                         

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat