LIVE STREAMING

LIVE STREAMING TVRI SUMATERA BARAT
 
TINJAUAN ACARA

Senin, 28 September 2020

08 : 05PAGI KITA
09 : 00ANAK INDONESIA
09 : 30SALINGKA TANI
10 : 00SUMATERA BARAT HARI INI
11 : 00CARITO LAPAU
12 : 00HIBURAN
12 : 30PESONA INDONESIA
13 : 00INSPIRASI INDONESIA
13 : 30KULINER
14 : 00CARITO LAPAU
15 : 00PADULI BASAMO
15 : 30HIBURAN
16 : 00SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00AYO HIDUP SEHAT
18 : 00NADA ISLAMI
 
INFO COVID-19
 
 
SOSIAL MEDIA
 
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pesisir Selatan23 Januari 2017 - 06:03 WIB
Daerah Aliran Sungai PesSel Rusak Pemicu Rawan Banjir
Daerah Aliran Sungai PesSel Rusak Pemicu Rawan Banjir

Reporter : NIINING ABRIANTI • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Beberapa infrastruktur yang rusak akibar banjir di Kabupaten Pesisir Selatan dipicu oleh rusaknya daerah aliran sungai di daerah itu. Dampak kerusakan di khawatirkan terus meluas jika tidak segera ditangani secara maksimal.  

Rusaknya daerah aliran sungai memicu rawan terjadinya banjir dan berdampak pada kerusakan infrastruktur di Kabupaten Pesisir Selatan.Kondisi ini sangat disayangkan anggota Komisi IV DPRD Sumbar, akibat banjir beberapa waktu lalu telah merusak beberapa infrastruktur seperti jaringan irigasi, jalan dan jembatan di daerah ini. Seperti kerusakan sisi jembatan permanen yang rusak akibat digerus banjir di Nagari Iv Koto Mudian Lubuk Nyiur Kecamatan Batang Kapas serta kerusakan yang terjadi dibeberapa kecamatan lain di Kabupaten Pesisir Selatan.

Anggota komisi IV DPRD Sumbar Saidal Masfiyuddin mengatakan, kerusakan akses transportasi ini disebabkan rusaknya aliran sungai mulai dari hulu ke hilir, sehingga agar kawasan ini tidak rawan banjir perlu dilakukan upaya penanganan normalisasi sungai. Pihaknya mengupayakan penanaganan normalisasi Sungai Batang Kapas dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi tahun 2017 ini, terutama menangani jembatan yang rusak akibat banjir. Selain merencanakan upaya normalisasi sungai dari hulu ke hilir, DPRD Sumbar dan Pemerintah terkait mengusulkan perbaikan jembatan yang rusak akibat banjir pada tahun ini, dan meminta masyarakat setempat kedepan ikut menjaga lingkungan sungai agar tidak kritis.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa