LIVE STREAMING

LIVE STREAMING TVRI SUMATERA BARAT
 
TINJAUAN ACARA

Selasa, 29 September 2020

08 : 05PAGI KITA
09 : 00ANAK INDONESIA
09 : 30SALINGKA TANI
10 : 00SUMATERA BARAT HARI INI
11 : 00AYO HIDUP SEHAT
12 : 00MINANG MAIMBAU
12 : 30KULINER
13 : 00SENANDUNG MINANG
13 : 30SUMBAR MEMBANGUN
14 : 00CARITO LAPAU
15 : 00PADULI BASAMO
16 : 05SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00SUARA PUBLIK
18 : 00NADA ISLAMI
18 : 30JEJAK ISLAMI
 
INFO COVID-19
 
 
SOSIAL MEDIA
 
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat23 Januari 2017 - 06:41 WIB
Program Sekolah Sore Terkendala Indikasi Pungli
Program Sekolah Sore Terkendala Indikasi Pungli

Reporter : ANDIKA, ANDIKA • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Jadwal pelaksanaan kegiatan belajar sore dalam rangka pematangan materi bagi siswa kelas tiga SMP Sederajat di Pasaman Barat terlambat. di karenakan minimnya dana yang tersedia, dan pihak sekolah takut dengan Tim Saber Pungli, jika melakukan pemungutan uang kepada siswa sebagai dana kegiatan belajar sore tersebut. Pelaksanaan belajar tambahan atau sekolah sore bagi siswa yang akan menghadapi Ujian Nasional biasanya dilakukan sesaat setelah Semester Ganjil berakhir. Akibatnya hingga sekarang siswa kelas tiga SMP Se Pasaman Barat belum bisa melaksanakan sekolah sore karena terkendala dana operasional.

 

Pasalnya jumlah dana yang tersedia saat ini sangat terbatas, sementara itu jika pihak sekolah melakukan pemungutan terhadap siswa, dikhawatirkan masuk dalam kategori pungutan liar. meski demikian beberapa waktu lalu dinas pendidikan dan pihak sekolah telah menemukan kesepakatan, agar kegiatan belajar sore tersebut tetap terlaksana. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat Irwan mengatakan, pihaknya telah mengintruksikan Sekolah SMP Sederajat di Pasaman Barat untuk memulai belajar sore sebelum menghadapi Ujian Nasional.

 

Sementara itu untuk memenuhi kekurangan Anggaran Dinas dan Pihak Sekolah sepakat meminta bantuan dari orangtua siswa, berupa dana kegiatan belajar sore. pemungutan dana tersebut dilakukan setelah ada kesepakatan antara komite dan sekolah, sesuai besaran yang di sepakati. Kebijakan tersebut dilakukan Pihak Sekolah mengingat minimnya ketersedian dana sekolah, untuk mematangkan persiapan materi siswa sebelum menghadapi ujian, maka diminta peran dari orangtua atau komite.

 

Kebijakan itu diambil setelah melakukan koordinasi dengan tim Saber Pungli, tentang penggalangan dana antara komite dan sekolah tidak termasuk pungli. Dinas Pendidikan berharap dengan adanya kesepakatan tersebut kegiatan belajar sore untuk seluruh materi yang di UN-kan bisa terlaksana dalam waktu dekat. Sementara itu hingga saat ini sebagian besar SMP Sederajat masih mempersiapkan kegiatan belajar tambahan sore siswa menghadapi UN nanti. namun beberapa sekolah berencana akan memulai belajar sore pada tanggal dua puluh tiga Januari, setelah melakukan kesepakatan dan rapat dengan orangtua murid.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa