Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Jum'at, 14 Desember 2018

14 : 00SEKILAS SUMBAR
14 : 05NADA ISLAMI
14 : 30PESONA SUMBAR
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00NUANSA IMAN
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,2SR
12-Dec-18 00:20:12 WIB
Kedalaman 21 Km
109 Km Northwest Kep-mentawai-sumbar
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat16 Januari 2017 - 06:18 WIB
Pelaku UMKM Mengeluhkan Naiknya TDL
Pelaku UMKM Mengeluhkan Naiknya TDL

Reporter : ANDIKA, ANDIKA • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Kenaikan tarif dasar listrik untuk pengguna sembilan ratus volt ampre dikeluhkan sejumlah masyarakat pelaku  usaha kecil menengah di Pasaman Barat.

 

Menurut mereka kenaikan tersebut dinilai memberatkan, di tengah buruknya pertumbuhan ekonomi dan diiringi dengan kenaikan sejumlah kebutuhan pokok.Sejumlah pelaku usaha kecil menengah yang berhubungan dengan listrik di Pasaman Barat mengeluhkan kebijakan pemerintah yang menaikan tarif dasar listrik.Meski kenaikan  dilakukan bertahap,  hal tersebut dinilai tidak tepat dengan kondisi ekonomi saat ini.

Hal ini dikeluhkan sejumlah pelaku usaha warnet dan pangkas rambut di Pasaman Barat.

 

Kenaikan tarif listrik dinilai memberatkan mereka, kerana saat ini jumlah pelanggan dan konsumen terus berkurang. sementara disisi lain mereka tidak bisa menaikan tarif jasa kepada pelanggan.Pengusaha kecil menilai kenaikan ini , bersifat mendadak dan tanpa pemberitahuan yang jelas. sehingga mereka merasa terkejut dan tidak memiliki perhitungan yang tepat secara bisnis.Terutama untuk pelaku bisnis yang menjadikan  listrik sebagai modal dasar mereka, seperti warung internet dan pangkas rambut.

 

Pemilik warnet Rahmat mengaku, saat ini dia menggunakan listrik dengan daya di atas sembilan ratus volt ampre.Secara otomatis tarif yang dikenakan kepadanya juga akan naik, namun disisi lain usaha warnet saat ini mulai melemah seiring banyaknya kemudahan yang diberikan oleh sejumlah operator dan tersedianya smartphone. Masyarakat berharap, pemerintah mengkaji ulang kebijakan tersebut, karena  dinilai memberatkan masyarakat.Selain itu sejumlah kebutuhan dasar dan pokok lainnya saat ini juga mengalami kenaikan harga yang signifikan seperti bbm dan sembako.  

Diakui pada awal bulan Januari ini  para pelaku usaha tersebut mengaku belum merasakan dampaknya namun jika kondisi ini terus berlangsung dikhawatirkan akan mempengaruhi sejumlah usaha kecil menengah lainya di Pasaman Barat dan daerah lain. sebab kenaikan tarif dasar listrik dan bbm bisa mempengaruhi semua lini ekonomi masyarakat.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat