LIVE STREAMING

LIVE STREAMING TVRI SUMATERA BARAT
 
TINJAUAN ACARA

Rabu, 30 September 2020

Rangkaian acara pada hari Rabu, 30 September 2020 belum dipublikasikan...

 
INFO COVID-19
 
 
SOSIAL MEDIA
 
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat16 Januari 2017 - 06:11 WIB
Petani Lokal Panen, Harga Cabe Mulai Normal
Petani Lokal  Panen, Harga Cabe Mulai Normal

Reporter : ANDIKA, ANDIKA • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Harga  cabe merah dan cabe rawit di Pasaman Barat saat ini mulai stabil, yakni berkisar lima puluh hingga enam puluh ribu rupiah per kilonya.

Stabilnya harga tersebut karena sejumlah petani cabe lokal Pasaman Barat mulai memasuki masa panen.

 

Berbeda dengan sejumlah daerah lain di indonesia, harga sembako, khususnya cabe di kabupaten Pasaman Barat terbilang normal. Hal tersebut terlihat di pasar simpang empat Pasaman Barat, saat ini harga satu kilo   cabe merah dijual lima puluh ribu rupiah, sementara cabe rawit dijual seharga enam puluh ribu rupiah per kilonya. Harga ini turun jika dibandingkan dengan awal tahun kemarin yang mecapai delapan puluh ribu rupiah perkilonya.Hal ini terjadi  sejak satu minggu belakangan  seiring dengan mulai masuknya cabe lokal.

 

Menurut salah seoarang pedagang Ipit, stabilnya harga cabe di Pasaman Barat hanya bersifat sementara hingga  masa panen petani lokal berakhir.,

Diperkirakan kurun waktu dua minggu kedepan. harga  akan kembali naik di pertengahan Februari, karena pada waktu tersebut  cabe lokal mulai habis.

 

Tingginya permintaan masyarakat saat ini, membuat stok cabe lokal Pasaman Barat dan Pasaman akan segera habis di pasaran. Terlebih saat ini sejumlah pedagang dari kabupaten dan provinsi tetangga mulai masuk ke Pasaman Barat untuk mencari  cabe. Sementara itu, jumlah area petani cabe di Pasaman Barat terus berkurang setiap tahunnya.

Para pedagang berharap, kedepan harga bisa stabil seperti ini, karena jika terjadi kenaikan atau penurunan harga yang signifikan bisa merugikan pedagang dan konsumen. Terlebih saat kekurangan stok atau cabe langka, para pedagang bisa terancam tidak  bisa berjualan karena tidak mendapatkan stok cabe.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa