Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Jum'at, 16 November 2018

14 : 00SEKILAS SUMBAR
14 : 05NADA ISLAMI
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00NUANSA IMAN
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,0SR
15-Nov-18 10:55:02 WIB
Kedalaman 10 Km
17 Km Southeast Mamasa-sulbar
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pesisir Selatan29 November 2016 - 06:07 WIB
Nelayan Sei Pinang Patuhi Aturan Menarik Pukat
Nelayan Sei Pinang Patuhi Aturan Menarik Pukat

Reporter : : Nining Abrianti • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Selain dijadikan sebagai aktifitas dan tontonan wisatawan, tradisi menarik pukat di Nagari Sungai Pinang Kabupaten Pesisir Selatan tetap mengikuti aturan. Aturan bergilir dilakukan tidak hanya untuk menjaga kondisi lingkungan bawah laut, tetapi juga mempertahankan tradisi adat dan toleransi.

Tradisi maelo pukek, atau menarik pukat bagi warga nelayan di nagari Sungai Pinang Kabupaten Pesisr Selatan yang berbatasan dengan Kota Padang ternyata memiliki peraturan yang harus dipenuhi. Peraturan tersebut diberlakukan karena rata-rata warga yang tinggal di nagari perbatasan ini beraktifitas sebagai nelayan tangkap ikan menggunakan jaring pukat.

Jika cuaca mendukung, aktifitas memukat dilakukan secara bergilir, yakni dua hingga tiga kelompok yang hanya boleh melakukan aktifitas memukat di pantai Sungai Pinang setiap harinya. Aktifitas memukat dilakukan secara bersamaan dari pagi hingga sore hari yang sudah datur oleh aturan adat nagari.

Hingga kini peraturan tradisi tersebut tidak pernah dilanggar oleh warga setempat, dan direncanakan akan dijadikan salah satu aktifitas wisata untuk pengunjung yang datang ke nagari mereka. Selain sebagai sumber ekonomi, aktifitas memukat antar kelompok nelayan ini juga memiliki nilai kebersamaan, dan membagi hasil tangkapan pukat.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat