Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Sabtu, 18 Agustus 2018

Rangkaian acara pada hari Sabtu, 18 Agustus 2018 belum dipublikasikan...

 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,1SR
10-Jul-18 22:33:21 WIB
Kedalaman 186 Km
54 Km Southwest Boalemo-gorontalo
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat05 Januari 2016 - 06:11 WIB
Jelang penurunan harga BBM, sejumlah SPBU di simpang 4 kehabisan stok
Jelang penurunan harga BBM, sejumlah SPBU di simpang 4 kehabisan stok

Reporter : Andika Adi Saputra • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Akibat keterlambatan stok  BBM dari Padang, SPBU Batang Toman Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat kehabisan stok BBM jenis Premium dan Pertamax. Akibatnya sejumlah pengendara terpaksa balik kanan dan mencari SPBU lain. Kondisi tersebut sudah berulang terjadi di beberapa SPBU di Pasaman Barat sejak perayaan Tahun Baru kemarin dan beredarnya isu akan turunnya harga BBM.

Setelah parayaan malam Tahun Baru kemarin sejumlah SPBU di Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat sering kehabisan stok bahan bakar minyak jenis Premium. Menurut pihak SPBU stok mereka habis karena tingginya permintaan konsumen dan terlambatnya distribusi BBM dari depo Teluk kabung Padang. Minggu sore sejumlah pengendara terpaksa balik arah dari SPBU Batang Toman Simpang Empat. Sebab sejak sore stok BBM jenis Premium habis, sementara stok Pertamax juga sudah habis sejak dua hari belakangan.

Pihak SPBU memprediksi BBM jenis Premium akan kembali normal malam hari, sebab mobil tangki BBM  masih dalam parjalanan dari Padang menuju Pasaman Barat. Habisnya stok Premium di luar perkiraan dari pihak SPBU, karena sejak siang  SPBU tersebut terus diserbu pengendara yang mengisi BBM. banyak jumlah kendaraan dari Pasaman Barat menuju Padang yang mengisi bahan bakar di perkirakan seiring dengan berakhirnya libur sekolah dan memasuki masa kerja.

Sementara itu, untuk pendistribusian sendiri juga terjadi kendala di Teluk Kabung Padang dan jalan menuju Basaman Barat, saat ini volume kendaraan sangat padat dibandingkan hari biasanya sehingga sopir harus memperlambat laju kendaraannya. Pihak SPBU mengaku dalam waktu dua puluh empat jam pihaknya biasanya menjual dua puluh delapan ton BBM jenis Premium, namun belakangan ini terjadi peningkatan permintaan. Kondisi tersebut di perparah dengan tersendatnya arus transportasi menuju Pasaman Barat karena banyak masyarakat yang berlibur saat Tahun Baru dan libur sekolah.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat