Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Rabu, 22 Agustus 2018

Rangkaian acara pada hari Rabu, 22 Agustus 2018 belum dipublikasikan...

 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,1SR
20-Aug-18 17:51:04 WIB
Kedalaman 17 Km
14 Km Southwest Niasbarat-sumut
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat02 November 2016 - 07:38 WIB
Pasbar Kekurangan Dokter Dan Tenaga Medis
Pasbar  Kekurangan Dokter Dan Tenaga Medis

Reporter : Andika/Andika • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Sebagai daerah yang masuk kategori kabupaten tertinggal di Indonesia,  Kabupaten Pasaman Barat masih jauh  dari kata sempurna dari kategori pelayanan kesehatan. Salah satunya terlihat dari segi jumlah tenaga medis yang PNS dan Tenaga Dokter yang ada di Pasaman Barat.

Hingga saat ini Pasaman Barat hanya memiliki dua puluh dokter yang PNS dan menetap disejumlah Fasilitas Kesehatan seperti Rumah Sakit dan Puskesmas. padahal kebutuhan tenaga dokter idealnya sebanyak seratus orang untuk wilayah  Pasaman Barat.

Saat ini  belum seluruh Puskesmas di Pasaman Barat memiliki tenaga dokter tetap. Terlebih untuk Puskemas yang memiliki fasilitas rawat inap, sehingga kebutuhan tenaga dokter dinilai sangat mendesak.

Kendala pemerintah daerah dalam mencukupi tenaga dokter untuk puskesmas atau tempat pelayanan masyarakat adalah pengangkatkan menjadi PNS atau status lainnya. Sehingga jika tidak ada jalur khusus dalam hal ini dikhawatirkan kebutuhan tenanga medis atau dokter di Pasaman Barat akan terus kekurangan.

Dengan kurangnya tenaga dokter di Pasaman Barat, secara otomatis berdampak kepada pelayanan masyarakat. Banyak masyarakat harus mencari tempat berobat ke daerah lain atau mengantri terlalu lama untuk mendapatkan perawatan dari dokter umum atau spesialis.

Pemerintah daerah berharap, kedepan pemerintah pusat memberikan jalur khusus untuk pemenuhan tenaga dokter atau medis di Pasaman Barat. Dengan terpenuhinya jumlah tenaga medis tersebut, besar harapan Pasaman Barat bisa keluar dari daerah tertinggal dan melayani masyarakat dengan maksimal, hingga mengurangi angka kematian di Pasaman Barat akibat terlambat mendapatkan pertolongan.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat