LIVE STREAMING

LIVE STREAMING TVRI SUMATERA BARAT
 
TINJAUAN ACARA

Minggu, 20 September 2020

08 : 05SERAMBI MUSLIMAH
09 : 00ANAK MINANG CERIA
10 : 00SUMATERA BARAT HARI INI
11 : 00SYIAR DAN SYAIR
12 : 00LENSA OLAHRAGA
13 : 00BRIZIK
13 : 30HIBURAN
14 : 00CERITO LAPAU
15 : 00SPORT
16 : 01SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00SUMBAR MEMBANGUN
17 : 30NADA ISLAMI
18 : 00JEJAK ISLAMI
18 : 30MELODI NOSTALGIA
19 : 30PESONA SUMBAR
 
INFO COVID-19
 
 
SOSIAL MEDIA
 
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang31 Oktober 2016 - 06:29 WIB
Polisi Gerebek Rumah Pengedar Shabu Dan Extasi
Polisi Gerebek Rumah Pengedar Shabu Dan Extasi

Reporter : Tua Saman Siregar • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Pengedar narkoba jenis shabu-shabu dan pil exstasi dengan inisial D-K alias Codoik tidak bisa berkutik saat diamankan petugas kepolisian di rumahnya  di Jalan Karang Ganting, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Setelah meringkus D-K alias Codoik, anggota Reserse Narkoba Polresta Padang langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka. Dari hasil penggeledahan yang dilakukan, petugas menemukan  sejumlah barang bukti yakni  4 paket besar sabu dan 4 butir pil exstasi  dengan total nilai 13 juta rupiah yang disimpan dalam kamar tersangka. Dari hasil pemeriksaan sementara narkoba jenis shabu dan pil exstasi tersebut di peroleh dari wilayah Pekanbaru dan diedarkan di Kota Padang.

Kasatres Narkoba Polresta Padang, Komisaris Polisi Daeng Rahman menjelaskan tersangka Codoik merupakan target operasi atau TO yang sudah lama di incar pihak kepolisian karena di duga mengedarkan barang haram, bahkan sebelum dilakukan penangkapan tersangka telah melakukan transaksi dengan pelanggannya.

Namun setelah mengetahui informasi keberadaan tersangka, anggota Res Narkoba Polresta Padang langsung melakukan penggrebekan di rumah tersangka di Jalan Karang Gantiang, Kecamatn Kuranji, Kota Padang.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka akan di jerat  dengan Undang-Undang penyalahgunaan narkoba Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Berita Lainnya
 
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa