Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Selasa, 25 September 2018

Rangkaian acara pada hari Selasa, 25 September 2018 belum dipublikasikan...

 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,0SR
23-Sep-18 10:09:36 WIB
Kedalaman 10 Km
123 Km Southwest Ternate-malut
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat27 Oktober 2016 - 07:18 WIB
Harga Cabai Di Pasbar Mencapai 80 Ribu Per Kilo
Harga Cabai Di Pasbar Mencapai 80 Ribu Per Kilo

Reporter : Andika/Andika • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Sejak dua bulan belakangan ini,  konsumen dan pedagang cabe di Pasaman Barat mulai mengeluh. Pasalnya minimnya pasokan dari petani membuat stok cabe di pasaran menjadi menipis serta memicu kenaikan harga siqnifikan. Saat ini harga satu kilo cabe merah lokal dijual seharga tujuh puluh lima ribu hingga delapan puluh ribu rupiah. Harga tersebut sedikit lebih turun jika dibandingkan dari harga satu minggu sebelumnya yang selalu berada di atas delapan puluh ribu rupiah.

Naiknya harga cabe merah disebabkan pasokan cabe dari Medan dan Solok mulai menipis, ditambah lagi kondisi cabe lokal tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Menurut salah seorang pedagang Ariana, saat ini dia dan sejumlah pedagang lainnya kesulitan mencari stok cabe yang akan di jual ke pasar. Pasalnya petani lokal yang selama ini menjadi langganannya belum memasuki masa penen. Meskin pun ada jumlahnya sangat kecil dan tidak bisa memenuhi kebutuhan dan permintaan di pasaran.

Meski saat ini harga cabe meraih naik,  namun berbeda dengan cabe rawit. Harga cabe rawit terbilang normal, yakni berkisar dua puluh lima hingga tiga puluh lima ribu per kilonya. Meski demikian, di pasaran permintaan masyarakat akan cabe rawit lebih rendah dibandingkan dengan  cabe merah.

Hingga saat ini para pedagang mengaku belum mengetahui apa penyebab tidak normalnya pasokan cabe merah dari Medan dan Jawa. Pedagang khawatir jika kondisi ini berlangsung lama maka akan memperburuk kondisi. Baik dari segi penghasilan pedagang maupun dari segi konsumen yang kesulitan mendapatkan cabe merah.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat