Live Streaming

 
Tinjauan Acara

Senin, 21 Oktober 2019

08 : 05SYIAR DAN SYAIR
09 : 00TALENTA MINANG 2019
16 : 00SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00CARITO LAPAU
 
 
Informasi

 
Sosial Media
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang25 Oktober 2016 - 06:52 WIB
Dua Ribu Warga Batang Arau Dalam Ancaman Longsor
   Dua  Ribu Warga Batang Arau Dalam Ancaman Longsor

Reporter : MAQRI NELVI /ATFRIANDI • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Tingginya intensitas curah hujan satu bulan terakhir, mengancam dua  ribu lebih warga Kelurahan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan Kota Padang yang bermukim di perbukitan. Guna meminimalisir  korban longsor  yang sewaktu – waktu bisa datang, warga setempat menggelar   ronda    malam hari. Musim hujan saat ini  harus disikapi  masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan  untuk waspada longsor.

Salah satu kawasan rawan longsor dengan pemukiman padat penduduk di Kota Padang adalah Kawasan Bukik Gado-Gado, Gunung Padang dan Bukik Kandang. Dua ribu lebih warga Kelurahan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan ini bermukim di kawasan kaki bukit ini di himbau waspada setiap saat jika hujan sudah turun lebih dari 3 jam. Pihak kelurahan  memahami kesulitan ekonomi  warga untuk pindah kekawasan yang  lebih aman dan  meminta warga Batang Arau  tidak lengah dan memahami tanda tanda alam  sebelum longsor terjadi.

Sementara itu  masyarakat  Kaki Bukit  Gado-Gado dan Bukit Kandang  Kelurahan Batang Arau Padang Selatan menyadari kawasannya rawan longsor dan khawatir menghadapi kondisi cuaca saat ini . Himbauan  pihak kelurahan untuk meningkatkan kewaspadaan melalui ronda terutama malam hari sudah dilaksanakan, apalagi minggu lalu salah satu rumah di kawasan bukit mengalami longsor. Kelurahan Batang Arau di huni 4 ribu 483 jiwa dengan 40 persen lebih diantaranya bermukim di Lereng Bukit.

Lereng Bukit Gado- Gado dan Bukit Kandang tidak hanya berupa tanah tapi sebagian diantaranya terdapat batu – batu besar. Kawasan ini tidak direkomendasikan untuk kawasan tempat tinggal, namun sejumlah warga sudah menetap sejak puluhan tahun lalu dikawasan ini.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa