Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Jum'at, 27 April 2018

14 : 00SUMBAR SEKILAS
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00NUANSA IMAN
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,3SR
26-Apr-18 23:56:01 WIB
Kedalaman 10 Km
74 Km Northeast Sarmi-papua
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat09 Oktober 2016 - 15:25 WIB
Akibat Pemasangan Bronjong Dua Unit Rumah Dan Jalan Terban
Akibat Pemasangan Bronjong Dua Unit Rumah Dan Jalan Terban

Reporter : Andika Adi Saputra • Editor : Team IT

A+AAA-
 

Beginilah kondisi jalan utama penghubung antara Kabupaten Pasaman dengan Kabupaten Pasaman Barat, tepatnya di Jorong Pasanggiangan Nagari Talu Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat. Pengendara diminta ekstra hati-hati pasalnya separuh bahu jalan sudah retak.

Jalan dan dua unit rumah masyarakat yang berada di sekitar lokasi tersebut rusak parah, karena tebing penahan bangunan tersebut jatuh ke dasar sungai, hal tersebut diduga akibat aktivitas pemasangan batu bronjong di dasar sungai.

Akibat kejadian tersebut satu keluarga pemilik rumah terpaksa mengungsi dan memindahkan barang-barang mereka ke rumah sanak keluarga agar tidak jatuh ke dasar sungai atau rusak.

Salah seorang korban Een mengatakan, kejadian tersebut terjadi kamis kemarin. Saat itu dia melihat pipa air dan bagian rumahnya tiba-tiba amblas dan bergeser, sehingga rumah yang biasa mereka tempati rusak parah dan retak-retak. Kejadian tersebut juga merambat ke salah satu ruangan rumah keluarganya yang berada disampingnya.

Amblasnya jalan dan rumah mereka diduga akibat aktivitas pemasangan bronjong di dasar sungai yang menggunakan alat berat, selain itu para pekerja juga mengambil batu untuk material dari dasar sungai.

Sementara itu Darwis korban lain mengaku terkejut dengan kejadian tersebut, pasalnya sejak puluhan tahun lalu bangunan rumah mereka tidak mengalami kerusakan seperti ini. Namun saat ada aktivitas pemasangan bronjong terjadi musibah ini yang secara finansial sangat merugikan mereka.

Para korban berharap pihak proyek dapat bertanggungjawab dengan kejadian ini, pasalnya kondisi satu bangunan rumah mereka sudah tidak aman lagi untuk dihuni, sementara itu kondisi jalan yang berada di lokasi juga sangat rawan dan  mengancam keselamatan pengendara. Kedepan pemerintah dapat mengambil sikap tanggap dengan kejadian ini, pasalnya satu keluarga terdiri dari enam jiwa saat ini terpaksa diungsikan sementara.

Berita Lainnya
 
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat