LIVE STREAMING

LIVE STREAMING TVRI SUMATERA BARAT
 
TINJAUAN ACARA

Selasa, 29 September 2020

08 : 05PAGI KITA
09 : 00ANAK INDONESIA
09 : 30SALINGKA TANI
10 : 00SUMATERA BARAT HARI INI
11 : 00AYO HIDUP SEHAT
12 : 00MINANG MAIMBAU
12 : 30KULINER
13 : 00SENANDUNG MINANG
13 : 30SUMBAR MEMBANGUN
14 : 00CARITO LAPAU
15 : 00PADULI BASAMO
16 : 05SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00SUARA PUBLIK
18 : 00NADA ISLAMI
18 : 30JEJAK ISLAMI
 
INFO COVID-19
 
 
SOSIAL MEDIA
 
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kota Pariaman15 September 2016 - 07:31 WIB
Stok kurang, harga kebutuhan pokok melambung
Stok kurang, harga kebutuhan pokok melambung

Reporter : Abdul Saril • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Pasca Lebaran Hari Raya Idul Adha 1437 Hijryah, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Pariaman  mengalami lonjakan yang cukup siginifikan. Adapun jenis kebutuhan pokok yang masih terbilang tinggi seperti harga cabei merah. Cabei merah sebelumnya dijual pedagang seharga 30 Ribu Rupiah perkilogramnya, kini naik menjadi 64 Ribu Rupiah perkilogramnya.

Bawang merah naik dari harga 25 Ribu Rupiah menjadi 32 Ribu Rupiah perkilogramnya/. Selanjutnya harga cabe rawit naik dari harga 30 Ribu Rupiah menjadi 50 Ribu Rupiah perkilogramnya. Harga tomat naik dari harga 4 Ribu Rupiah menjadi 7 Ribu Rupiah perkillogramnya. Buncis naik dari harga 12 Ribu Rupiah menjadi 20 Ribu Rupiah perkilogramnya. Sedangkan harga kebutuhan pokok lainya seperti minyak goreng dan gula pasir masih stabil.

Menurut Joni Efendi salah seorang pedagang pasar Pariaman, naiknya harga kebutuhan pokok tersebut disebabkan kurangnya pasokan dari daerah pemasok. Sementara permintaan dari masyarakat terbilang tinggi. Pedagang  mengaku belum bisa memprediksi  kapan harga kebutuhan pokok akan kembali normal karena pedagangpun masih kebingungan  mendapatkan stok yang akan mereka jual

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa