Live Streaming

 
Tinjauan Acara

Selasa, 23 Juli 2019

08 : 02PAGI KITA
09 : 00SENANDUNG MINANG
09 : 30BARAJA MANGAJI
16 : 04SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00DIALOG FOKUS KITA
 
Informasi

 
Sosial Media
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Padang Pariaman09 September 2016 - 07:35 WIB
Dua unit Ekskavator galian C dikandangkan
Dua unit Ekskavator galian C dikandangkan

Reporter : Abdul Saril • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Usai diamankan tim gabungan Satuan Reserse Kriminal Polres Padang Pariaman dua unit alat berat ekskavator dikandangkan di Mapolres. Dua unit alat berat tersebut dikandangkan guna diproses secara hukum karena terbukti melakukan aktivitas penambangan secara ilegal Di Bala Hiliar Lubuak Aluang.

Dua unit alat berat berupa ekskavator yang diamankan tim gabungan  dari Pol PP Sumbar, Pol Pp Padang Pariaman, Polisi dan Dinas Pertambangan dan ESDM diangkut menggunakan truk tailer dari lokasi tambang Lubuak Aluang menujuh Makopolres. Menurut Kapolres Padang Pariaman AKBP. Rudy Yulianto,  dua unit alat berat tersebut dikandangkan guna untuk proses penyelidikan hingga selanjutnya akan diproses secara hukum.

Namun saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan dua alat berat tersebut karena pasca diserahkan tim gabungan kepada pihak penyidik  dua unit alat berat tersebut belum diketahui kepemilikanya. Sementara untuk proses hukum, penyidik akan menggunakan pasal 160 ayat 2 undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara yang dipakai penyidik untuk menjerat para  tersangka.

Polisi siap untuk menindak pelaku penambangan ilegal karena aktivitas galian C  di Lubuk Alung sudah meresahkan masyarakat. Bahkan sepanjang tahun 2015 hingga September 2016,  Polres Padang Pariaman sudah mengandangkan 6 unit alat berat ekskavator dari sejumlah titik lokasi galian C ilegal. Dari 3 unit eksvator yang ditemukan dilokasi razia,  hanya dua unit yang sedang beroperasi sementara satunya rusak. Sehingga hanya dua unit alat berat yang diserahkan kepihak kepolisian untuk diproses.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa