Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Senin, 10 Desember 2018

14 : 00SEKILAS SUMBAR
14 : 02RANTAK
14 : 30SUMBAR MEMBANGUN
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00FORUM TUAH SAKATO
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,0SR
10-Dec-18 08:26:13 WIB
Kedalaman 46 Km
80 Km Southeast Minahasatenggara-sulut
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Padang Pariaman09 September 2016 - 07:35 WIB
Dua unit Ekskavator galian C dikandangkan
Dua unit Ekskavator galian C dikandangkan

Reporter : Abdul Saril • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Usai diamankan tim gabungan Satuan Reserse Kriminal Polres Padang Pariaman dua unit alat berat ekskavator dikandangkan di Mapolres. Dua unit alat berat tersebut dikandangkan guna diproses secara hukum karena terbukti melakukan aktivitas penambangan secara ilegal Di Bala Hiliar Lubuak Aluang.

Dua unit alat berat berupa ekskavator yang diamankan tim gabungan  dari Pol PP Sumbar, Pol Pp Padang Pariaman, Polisi dan Dinas Pertambangan dan ESDM diangkut menggunakan truk tailer dari lokasi tambang Lubuak Aluang menujuh Makopolres. Menurut Kapolres Padang Pariaman AKBP. Rudy Yulianto,  dua unit alat berat tersebut dikandangkan guna untuk proses penyelidikan hingga selanjutnya akan diproses secara hukum.

Namun saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan dua alat berat tersebut karena pasca diserahkan tim gabungan kepada pihak penyidik  dua unit alat berat tersebut belum diketahui kepemilikanya. Sementara untuk proses hukum, penyidik akan menggunakan pasal 160 ayat 2 undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara yang dipakai penyidik untuk menjerat para  tersangka.

Polisi siap untuk menindak pelaku penambangan ilegal karena aktivitas galian C  di Lubuk Alung sudah meresahkan masyarakat. Bahkan sepanjang tahun 2015 hingga September 2016,  Polres Padang Pariaman sudah mengandangkan 6 unit alat berat ekskavator dari sejumlah titik lokasi galian C ilegal. Dari 3 unit eksvator yang ditemukan dilokasi razia,  hanya dua unit yang sedang beroperasi sementara satunya rusak. Sehingga hanya dua unit alat berat yang diserahkan kepihak kepolisian untuk diproses.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat