Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Selasa, 25 September 2018

Rangkaian acara pada hari Selasa, 25 September 2018 belum dipublikasikan...

 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,0SR
23-Sep-18 10:09:36 WIB
Kedalaman 10 Km
123 Km Southwest Ternate-malut
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Padang Pariaman09 September 2016 - 07:35 WIB
Dua unit Ekskavator galian C dikandangkan
Dua unit Ekskavator galian C dikandangkan

Reporter : Abdul Saril • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Usai diamankan tim gabungan Satuan Reserse Kriminal Polres Padang Pariaman dua unit alat berat ekskavator dikandangkan di Mapolres. Dua unit alat berat tersebut dikandangkan guna diproses secara hukum karena terbukti melakukan aktivitas penambangan secara ilegal Di Bala Hiliar Lubuak Aluang.

Dua unit alat berat berupa ekskavator yang diamankan tim gabungan  dari Pol PP Sumbar, Pol Pp Padang Pariaman, Polisi dan Dinas Pertambangan dan ESDM diangkut menggunakan truk tailer dari lokasi tambang Lubuak Aluang menujuh Makopolres. Menurut Kapolres Padang Pariaman AKBP. Rudy Yulianto,  dua unit alat berat tersebut dikandangkan guna untuk proses penyelidikan hingga selanjutnya akan diproses secara hukum.

Namun saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan dua alat berat tersebut karena pasca diserahkan tim gabungan kepada pihak penyidik  dua unit alat berat tersebut belum diketahui kepemilikanya. Sementara untuk proses hukum, penyidik akan menggunakan pasal 160 ayat 2 undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara yang dipakai penyidik untuk menjerat para  tersangka.

Polisi siap untuk menindak pelaku penambangan ilegal karena aktivitas galian C  di Lubuk Alung sudah meresahkan masyarakat. Bahkan sepanjang tahun 2015 hingga September 2016,  Polres Padang Pariaman sudah mengandangkan 6 unit alat berat ekskavator dari sejumlah titik lokasi galian C ilegal. Dari 3 unit eksvator yang ditemukan dilokasi razia,  hanya dua unit yang sedang beroperasi sementara satunya rusak. Sehingga hanya dua unit alat berat yang diserahkan kepihak kepolisian untuk diproses.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat