LIVE STREAMING

LIVE STREAMING TVRI SUMATERA BARAT
 
TINJAUAN ACARA

Minggu, 09 Agustus 2020

16 : 05SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00SENI TRADISI
17 : 30SENI TRADISI
 
INFO COVID-19
 
 
SOSIAL MEDIA
 
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kota Padang29 Februari 2020 - 06:09 WIB
DPRD Sumbar Soroti Kasus Tawuran
DPRD Sumbar Soroti Kasus Tawuran

Reporter : IRWAN SANTOSO, ATVRIANDI • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

DPRD Sumatera Barat menyoroti tingginya kasus tawuran yang terjadi di Kota Padang selama beberapa bulan terakhir. Selain merugikan diri sendiri, tindakan tawuran ini juga meresahkan masyarakat karena tidak jarang mengakibatkan masyarakat setempat menjadi korban dari  aksi tawuran tersebut.

Maraknya kasus tawuran yang terjadi selama beberapa waktu terakhir menjadi sorotan anggota DPRD Sumatera Barat. Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yardi RAJO Budiman menilai tingginya angka tawuran yang terjadi karena kurangnya kontrol berbagai pihak terhadap perkembangan remaja yang saat berada pada masa pencarian jati diri, sehingga menyebabkan anak muda khusus nya pelajar marak melakukan aksi tawuran.

Aksi tawuran yang terjadi sudah sangat meresahkan masyarakat karena kelompok tawuran yang ada bukan hanya menyerang kelompok lawan tawurannya tetapi juga menyerang masyarakat yang berada di sekitar tempat tawuran. Hal ini menyebabkan adanya statement yang beredar  Kota Padang menjadi kota yang tidak aman untuk keluar malam. Evi Yandri menilai, upaya penecegahan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian sudah sangat baik, tetapi pengawasan dari pihak keluarga dan masyarakat masih sangat  minim.

Untuk itu perlunya peningkatan  pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat, pemuda dan  terutama orang tua yang memiliki anak pada usia rentan seperti pelajar karena 75% dari pelaku tawuran merupakan pelajar. Hal ini bertujuan agar tidak keluar pada malam hari untuk menghindari melakukan tindakan yang dapat merugikan baik untuk anak sendiri maupun orang lain. Untuk itu Evi Yardi menghimbau seluruh lapisan masyarakat pemuda, tokoh masyarakat, niniak mamak dan orang tua agar saling bersinergi untuk menjaga anak-anak muda sehingga tidak melakukan tindakan tawuran dan kenakalan remaja lainnya.

 

 

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa