Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Minggu, 24 Juni 2018

14 : 00SUMBAR SEKILAS
14 : 02BRIZIK
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00PAKET LEBARAN 2
17 : 30RANTAK
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,0SR
23-Jun-18 06:05:46 WIB
Kedalaman 10 Km
300 Km Southeast Sumbawabarat-ntb
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kabupaten Kepulauan Mentawai15 Juni 2016 - 07:13 WIB
Gelombang 3,5 meter ancam Kepulauan Mentawai
Gelombang 3,5 meter ancam Kepulauan Mentawai

Reporter : Sherly Zulkarnaen/Nurul Qalbi • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Gelombang setinggi 3,5 meter mengancam wilayah barat Kabupaten Kepulauan Mentawai hingga satu minggu kedepan. Hal ini dapat menganggu aktifitas perairan serta memicu rob jika gelombang tinggi terjadi saat pasang.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika –BMKG- Teluk Bayur Padang menghimbau masyarakat untuk mengurungkan niat melaut jika terjadi pasang dan gelombang tinggi yang diikuti dengan cuaca buruk.Tingginya gelombang dan cuaca buruk dapat menganggu aktifitas sampan-sampan milik nelayan di laut ataupun kapal kecil dan kapal tongkang milik nelayan.

Sementara itu BMKG juga memantau gelombang setinggi 3,5 meter  tengah mengancam wilayah barat kabupaten kepulauan Mentawai dan dapat diikuti dengan banjir rob saat pasang terjadi.Hingga beberapa hari kedepan  kondisi ini akan terus mengalami  penurunan karena fase bulan baru sudah terlewati. Selain kKabupaten Kepulauan Mentawai wilayah pesisir di kota Padang juga akan mengalami gelombang tinggi dengan ketinggian sekitar 2 meter.

Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir dan daerah dengan permukaan lebih rendah dari bibir pantai diharapkan tak menurunkan kewaspadaan.  Sebab, rob diperkirakan kembali terjadi minggu ini. Meski  gelombang tinggi kerap terjadi tiap tahunnya, tahun ini merupakan gelombang tinggi yang terparah. Hal ini karna dipengaruhi posisi bulan yang dekat dengan bumi sehingga air laut naik.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat