LIVE STREAMING

LIVE STREAMING TVRI SUMATERA BARAT
 
TINJAUAN ACARA

Kamis, 06 Agustus 2020

Rangkaian acara pada hari Kamis, 06 Agustus 2020 belum dipublikasikan...

 
INFO COVID-19
 
 
SOSIAL MEDIA
 
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Limapuluh Kota28 Oktober 2019 - 06:31 WIB
Ribuan Ikan Mati Di Aliran Sungai Batang Maek
Ribuan Ikan Mati Di Aliran Sungai Batang Maek

Reporter : EDWARD • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Ribuan ikan di aliran Sungai Batang Maek yang berada di dua Nagari di Kabupaten Limapuluh Kota mati sejak beberapa hari lalu.

Ikan-ikan tersebut diduga mati karena tercemar limbah pabrik akibat adanya pertambangan dikawasan itu. Pasca matinya ribuan ikan yang berada di aliran Batenag Maek di Nagari Tanjuang Pauah dan Tanjuang Balik, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bergerak cepat menurunkan tim yang berasal dari berbagai instansi.

Tim yang langsung dipimpin Wakil Bupati itu juga mendatangi lokasi pabrik yang bergerak di bidang pertambangan timah hitam. Selain membawa dinas lingkungan hidup, BPBD atau SAR serta sejumlah wartawan, rombongan juga mengajak serta pihak Kecamatan dan Wali Nagari di dua daerah yang terkena bencana itu.Lokasi pertambangan yang mempekerjakan banyak WNA itu cukup sulit dijangkau karena berada cukup jauh dikedalaman hutan dan jauh dari rumah-rumah penduduk. Matinya ribuan ikan tersebut dikeluhkan warga setempat.

Warga berharap pihak-pihak segera melakukan tindakan sehingga tidak ada lagi keresahan akibat matinya ribuan ikan berbagai jenis di aliran Batang Batang Maek tersebut.Sementara Wakil Bupati Limapuluh Kota yang turun langsung mengambil sampel air yang berada di sekitar pertambangan mengatakan bahwa masyarakat diminta untuk menyerahkan persolan tersebut kepada pemerintah daerah. Masyarakat juga diminta untuk tidak terpangaruh dengan hal-hal yang tidak bisa dipercaya. Pemerintah daerah menurut Wakil Bupati bakal segera menindaklanjuti hasil termuan yang mereka dapat saat mendatangi lokasi tambang dan mengambil sampel air. Kejadian matinya ribuan ikan tersebut menurut warga kejadian pertama sejak adanya perusahaan tambang timah hitam itu didaerah mereka.

 

 

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa