Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Kamis, 14 Desember 2017

Rangkaian acara pada hari Kamis, 14 Desember 2017 belum dipublikasikan...

 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,2SR
12-Dec-17 09:23:10 WIB
Kedalaman 113 Km
37 Km Southeast Kota-sukabumi-jabar
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang09 Juni 2016 - 06:00 WIB
Razia makanan, BPOM Padang temukan makanan mengandung zat berbahaya
Razia makanan, BPOM Padang temukan makanan mengandung zat berbahaya

Reporter : Tua Saman Siregar • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM Padang menemukan sejumlah zat berbahaya yang ada pada makanan berbuka puasa yang dijual masyarakat di sejumlah pasar Tradisional dan pasar pabukoan. Dari 75 sampel yang diperiksa ditemukan zat berbahaya berupa Rhodamin B dan Boraks pada makanan.

Razia yang dilakukan BPOM Padang digelar di sejumlah lokasi yang menjual makanan untuk berbuka puasa diantaranya Simpang Muaro Panjalinan, Lubuk Buaya dan Simpang Gia Tabing. Dari sejumlah lokasi, petugas BPOM mengambil beberapa sampel makanan yang diduga mengandung zat berbahaya. Hasil uji sampel makanan tersebut menyatakan jika terdapat zat berbahaya yang digunakan dalam makanan yang dijual sejumlah pedagang.

Zat berbahaya mengandung Boraks ditemukan pada minuman rumput laut dan cendol. BPOM Padang menghimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih jenis makanan berbuka puasa. Sementara itu bagi pedagang diharapkan tidak menjual makanan yang mengandung zat berbahaya karena sangat merugikan konsumen.

Makanan yang mengandung Boraks maupun Rhodamin dapat dilihat dari ciri-ciri makanan yang mempunyai warna yang mencolok. Adapun jenis penganan yang perlu di waspadai dan patut diduga mengandung pewarna tekstil berupa kerupuk merah, cendol delima, kolang kaling, dan kolak. Makanan yang mengandung zat berbahaya tersebut jika di konsumsi akan membahayakan karena mengandung zat kimia yang dapat merusak tubuh.

Sepanjang bulan suci ramadhan ini BPOM Padang akan mengintensifkan razia sejumlah produk makanan yang diduga mengandung zat berbahaya dan makanan yang sudah kadaluarsa.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat