Berita

Berita Seputar Sumatera Barat

BeritaKabupaten Padang Pariaman

Seorang Nelayan Disengat Ubur-Ubur

Kontributor DaerahSeputar Sumbar 10 Oktober 2019 JAM 06:27:15 WIB

Seorang nelayan di Pasir Baru Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman disengat ubur-ubur jenis Bluebottle beracun saat menangkap ikan dilaut. Ubur-ubur beracun jenis bluebottle itu baru perama kali muncul di laut Padang Pariaman.

Selain nelayan di Kota Pariaman yang disengat ubur-ubur jenis bluebottle beracun, seorang nelayan di Pasir Baru Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman juga disengat ubur-ubur beracun tersebut.

Korban atas nama Yudi, anak kapal pukat perdana itu, tidak dilarikan kerumah sakit setelah disiramkan air cuka. Setelah disiram air cuka dilokasi yang tersengat, sakit yang dirasakan korban berkurang, sehinngga korban tidak jadi dilarikan kerumah sakit.

Korban tersengat ubur-ubur saat menangkap ikan menggunakan pukat dilaut, dimana banyak ubur-ubur yang ikut terjaring. Nelayan yang menduga ubur-ubur tersebut tidak berbahaya, lansung memegangnya, hingga akhirnya menyegat tangan korban, kulit yang terkena sengatanpun langsung memerah dan melepuh. Akibatnya, tidak beberapa lama, korban mengalami kesakitan dan detak jantung melemah. Beruntung rekan korban cepat mebantu dan segera membawa menepi dan lansung diberikan air cuka dilokasi yang disengat.

Bahkan sejak kejadian itu, para nelayan didaerah Sungai Limau harus lebih ekstra berhati-hati, karena takut mengalami kejadian serupa. Termasuk anak-anak mudah yang sebelumnya ramai menangkap kepiting dilaut tersebut, kini tidak berani. Menurut nelayan ubur-ubur beracun jenis bluebottle itu baru perama kali muncul dilaut Padang Pariaman, diduga berasal dari laut Bengkulu yang terhembus oleh angin Selatan. Ubur-ubur jenis bluebottle beracun tersebut kini banyak mengapung dilaut Padang Pariaman, namun belum banyak yang terdampar dipinggiran pantai.

Wartawan : ABDUL/ SYARIL
Editor : PPID TVRI SUMBAR


❝❞ Komentar Anda

Berita Lainnya

Berita Terkini Seputar Sumatera Barat