Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Selasa, 20 November 2018

Rangkaian acara pada hari Selasa, 20 November 2018 belum dipublikasikan...

 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,2SR
20-Nov-18 09:29:00 WIB
Kedalaman 10 Km
137 Km Southeast Kep-talaud-sulut
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat30 Mei 2016 - 06:00 WIB
Tidak kunjung diperhatikan, satu kampung di Jorong Pondok terancam habis karena abrasi
Tidak kunjung diperhatikan, satu kampung di Jorong Pondok terancam habis karena abrasi

Reporter : Andika Adi Saputra • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Tidak kunjung mendapat perhatian dan normalisasi dari Badan Penanggulangan Bencana dan Pemerintah Daerah, ratusan rumah di Kampung Karambia Ampek Jorong Pondok terancam tergores ombak dan abrasi akibat beralihnya aliran Muara Batang Ampu.

Ratusan kepala keluarga Kampung Karambia Ampek Jorong Pondok Nagari Sasak Kabupaten Pasaman Barat saat ini semakin resah. Akibat abrasi dan beralihnya Aliran Muara Sungai Batang Ampu membuat permukiman mereka terancam hanyut masuk laut dan Aliran Muara Sungai. Saat ini jarak antar kampung dan pemukiman warga dengan Aliran Muara Batang Ampu dan ombak di bibir pantai hanya berkisar 5 hingga 30 meter saja.

Padahal sebelumnya jarak pemukiman masyarakat dengan sungai lebih dari 500 meter. Beralihnya aliran dan Muara Batang Ampu karena terjadinya pendangkalan di Muara serta tambah kuatnya pengaruh angin selatan beserta tingginya kiriman debit air dari salah satu perkebunann kelapa sawit. Salah seorang warga Bainar mengaku, selama 1 minggu belakangan ini gerusan aliran dari Muara semakin meningkat dan tebing yang mengarah ke pemukiman mereka sudah banyak yang runtuh.

Warga mengaku sudah melaporkan kejadian ini kepada Pemerintah Nagari dan Anggota Dewan namun sampai saat ini belum ada tanggapan yang jelas. Mereka khawatir dalam bulan ini air akan sampai ke kampung mereka jika tidak dilakukan normalisasi Muara. Masyarakat berharap Pemerintah dan BPBD Pasaman Barat tidak tutup mata dan menunggu kampung mereka hanyut dibawa derasnya aliran sungai. Beberapa bulan belakangan sedikitnya 5 keluarga sudah dipindahkan dan sisanya dalam kondisi terancam karena sangat dekat dengan aliran sungai dan Muara.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat