Live Streaming

 
Tinjauan Acara

Selasa, 25 Februari 2020

08 : 05PAGI KITA (RE-RUN)
09 : 00SYIAR DAN SYAIR
16 : 01SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00SUARA PUBLIK
 
 
Sosial Media
 
Informasi Publik
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat16 September 2019 - 06:19 WIB
DLH Cek Kualitas Udara Di Pasaman Barat
DLH Cek Kualitas Udara Di Pasaman Barat

Reporter : ANDIKA / ANDIKA • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Dinas lingkungan hidup Kabupaten Pasaman Barat, bekerjasama  dengan petugas labor Agam, melakukan pengujian kualitas udara. Pengujian kualitas udara ini, untuk memastikan status udara di Pasaman Barat, pasca kabut asap yang melanda daerah itu sejak beberapa hari belakangan . Sejak empat hari belakangan ini, kondisi udara di Pasaman Barat, mulai mengkhawatirkan. Bahkan saat pagi dan sore hari,kabut asap terlihat jelas, dan mulai mengganggu aktivitas masyarakat yang berada di luar ruangan atau sedang bekerja.                        

Menyikapi hal itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman Barat bekerjasama dengan petugas labor dari agam,  melakukan pengujian kualitas udara di halaman kantor Bupati Pasaman Barat, sabtu siang. Menggunakan sejumlah alat, petugas labor mengambil sample udara untuk di teliti ke labor. Kapala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman Barat Andrinaldi mengatakan, secara kasat mata, kabut asap sudah dirasakan sejak beberapa hari belakangan. Guna memastikan kualitas udara, DLH melakukan pengujian agar bisa mengambil tindakan yang tepat.

Sambil menunggu hasil labor, yang diperkirakan akan keluar tiga hari kedepan, DLH meminta masyarakat bisa menjaga diri dan memakai masker atau penutup mulut, saat berkaktivitas di luar ruangan, terutama saat cuaca cerah atau kabut mulai terasa. DLH mengaku, hingga hari mereka belum menerima laporan korban jiwa atau kasus serius akibat kabut asap ini. Namun DLH meminta masyarakat lokal tidak melakukan pembakaran di lahan, yang bisa memicu munculnya titik api, serta memperparah kabut asap yang sedang terjadi. Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi kabut asap sudah mulai mengganggu aktivitas masyarakat. Bahkan saat pagi hari, jarak pandang di beberapa titik mulai berkurang, sehingga pengendara harus menghidupkan lampu saat berkendaraa.

 

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa