Live Streaming

 
Tinjauan Acara

Sabtu, 07 Desember 2019

16 : 04SUMATERA BARAT HARI INI
 
 
Sosial Media
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kota Pariaman29 Agustus 2019 - 06:19 WIB
Bos Travel Umroh Tak Berizin Di Tangkap
Bos Travel Umroh Tak Berizin Di Tangkap

Reporter : ABDUL/ SARIL • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

DPO selama 10 bulan, akhirnya Betty  Afnita, Direktur Travel Umroh Pt Sapinatun Najah Salsabil tersangka penipuan 120 jama’ah umroh yang mendaftar dibiro perjalanya berhasil ditangkap satuan reserse kriminal polres Pariaman di daerah Jawah Barat. Penipuan yang dilakukan bos tarvel yang tidak memiliki izin ini telah merugikan para jama’ah sekitar 1,5 miliyar rupiah. Usai sudah pelarian Betty Afnita 38 tahun,  pemilik biro Perjalanan Umrah Safinatun Najjah Salsabilla Kota Pariaman, setelah sempat kabur selama 10 bulan  ketika hendak diserahkan kepihak kejaksaan atau setelah proses p21 selesai ditingkat penyidik kepolisian.

Bos pemilik travel umroh yang tidak memiliki izin ini berhasil ditangkap oleh satuan reserse kriminal polres Pariaman di Teluk Jambe Karawang Barat, Propinsi Jawa Barat saat bersembunyi di rumah kos salah satu temannya. Tersangkapun  tak bisa berkutik ketika ditangkap oleh anggota yang di Back Up lansung dari jajaran Mabes Polri. bahkan penangkapan tersangka sempat menyulitkan petugas, karena tersangka selalu berpindah pindah dalam pelarianannya.

Kapolres Pariaman AKBP. Andry Kurniawan menyebut pemilik Travel Umrah PT Sapinatun Najah Salsabil itu ditetapkan sebagai tersangka karena telah melakukan penipuan terhadap 120 calon jemaah umrah yang mendaftar pada biro perjalanannya. Proses pidana penipuan yang dilakukan tersangka berdasarkan 3 laporan polisi yang masuk di Polsekta Pariaman dan Polres Pariaman, pada bulan September tahun 2017 lalu.

Andry juga menyebeut bahwa modus dari penipuan itu dimana tersangka menerima pendaftaran calon jema’ah yang ingin berangkat umrah dengan menyetorkan sejumlah uang yang nilainya beragam. Uang pun sudah disetorkan namun para jemaah tidak pernah diberangkatkan. Penipuan yang dilakukan bos tarvel yang tidak memiliki izin itu telah merugikan para jama’ah sekitar 1,5 miliyar rupiah. Sementara itu Alwis Ilyas, selaku kuasa hukum para korban mengapresisasi Polres Pariaman yang berhasil meringkus pelaku,  karena sebelumnya sejumlah jama’ah sudah mulai putus asa dan kecewa dengan pihak Polres yang lambat menangani kasus penipuan itu, namun akhirnya bisa ditepis.  para jama’ah berharap pelaku tidak hanya diancam dengan pidana,  namun juga perdata untuk mengembalikan seluruh kerugian para jama’ah. Tersangka dijerat dengan Undang- Undang Perjalanan Haji dan Umrah dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa