Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Jum'at, 15 Desember 2017

15.02SUMBAR SEKILAS
15.05DIALOG KHUSUS
16.00BERITA RANAH MINANG
17.00NUANSA IMAN
18.00FORUM TUAH SAKATO
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,2SR
12-Dec-17 09:23:10 WIB
Kedalaman 113 Km
37 Km Southeast Kota-sukabumi-jabar
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Sijunjung12 Mei 2016 - 06:00 WIB
Tiga oknum Polisi di duga terlibat aksi perampokan bersenjata api
Tiga oknum Polisi di duga terlibat aksi perampokan bersenjata api

Reporter : Insan Kamil Dakoga • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

Empat pelaku perampokan menggunakan senjata api di salah satu bank swasta di Desa Muaro Kalaban Kota Sawahlunto berhasil di tangkap Jajaran Kepolisian Sawahlunto. Dari empat pelaku tersebut tiga diantaranya merupakan Oknum Polisi yang bertugas di Polsek Muaro Kalaban.

Pelaku di tangkap dalam selang waktu sekitar satu setengah jam dari dilaporkannya peristiwa oleh korban atas nama Silvia Antika, yang mengaku di rampok di halaman parkir kantor cabang pembantu Bank Syariah Mandiri, Muaro Kalaban, ketika akan menyetorkan uang sebesar 125 juta Rupiah. Dari pengakuan saksi mata dan korban, pelaku perampokan bersenjata api ini diketahui melarikan diri ke arah Kabupaten Solok menggunakan mobil tersebut.

Petugas Kepolisian kemudian melakukan pengecekan dan menemukan mobil yang digunakan para pelaku perampokan di depan sebuah SPBU di daerah Tanah Garam Solok. Di dalam mobil tersebut terdapat dua orang anggota Polsek Muaro Kalaban atas nama Bripka MP dan Brigadir Polisi RI. Keduanya langsung ditangkap dan di bawa ke Mapolres Kota Solok untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari pengakuan kedua pelaku menyebutkan ada oknum anggota Polisi lainnya yang juga terlibat, yakni Brigadir Polisi Y-U, yang tercatat sebagai anggota Unit Intel Polsek Muaro Kalaban. Kasat Intel dan Keamanan Polres Sawahlunto, AKP Zamzami, menambahkan Brigadir Polisi YU langsung ditangkap di rumah mertuanya yang berada di Tanah Garam, Kabupaten Solok.

Kapolres Sawahlunto memastikan seluruh oknum Polisi pelaku perampokan bersenjata terhadap nasabah Bank di daerah itu mendapatkan hukuman. Tidak ada istilah tebang pilih di tubuh Institusi Polres Sawahlunto, semua yang berbuat kejahatan siapa pun dia akan ditindak tegas dan diproses sesuai hukum berlaku.

Saat ini pihak penyidik Polres setempat terus melakukan pengembangan terkait motif pelaku serta kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lainnya serta adanya keterkaitan seluruh pealku terhadap beberapa peristiwa perampokan di wilayah hukum Polda Sumbar.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat