Live Streaming

 
Tinjauan Acara

Senin, 19 Agustus 2019

08 : 00SYIAR DAN SYAIR
09 : 00TALENTA MINANG
16 : 00SUMATERA BARAT HARI INI
17 : 00CARITO LAPAU
 
 
Informasi

 
Sosial Media
Berita Detil
Kontributor Daerah • Kabupaten Pasaman Barat15 Agustus 2019 - 06:29 WIB
Ancaman Abrasi Semakin Mengkhawatirkan Di Kabupaten Pasaman Barat
Ancaman Abrasi Semakin Mengkhawatirkan Di Kabupaten Pasaman Barat

Reporter : ANDIKA / ANDIKA • Editor : Redaksi Berita

A+AAA-
 

Ancaman abrasi terus menghantui puluhan rumah masyarakat, di Daerah Karambia Ampek, Jorong Pondok, Kabupaten Pasaman Barat. Saat ini beberapa rumah masyarakat semakin dekat dengan aliran muara sungai dan laut, sehingga terancam amblas dan rusak.

Akibat peralihan muara sungai batang ampu dan kuatnya angin selatan, membuat puluhan rumah masyarakat di Jorong Karambia Ampek, Nagari Sasak Kabupaten Pasaman Barat terancam rusak dan masuk ke aliran sungai, sekarang terjangan ombak terus menghantui masyarakat sekitar. Sejak beberapa minggu terakhir, puluhan bahkan ratusan pohon sawit masyarakat yang berada di pinggir sungai dan pantai, sudah roboh dan masuk ke aliran sungai. Bahkan saat angin kencang, jumlah kerusakan dan abrasi datang sangat cepat.

Menurut warga sekitar taheruddin, setiap hari warga sekitar selalu khawatir, lahan pertanian dan rumah mereka masuk ke aliran sungai. Bahkan beberapa pemilik rumah yang sebelumnya rusak akibat abrasi,  sudah memindahkan rumahnya ke daerah lain, sementara untuk bangunan permanen, terlihat amblas ke laut begitu saja. Kini beberapa rumah masyarakat setempat dan satu unit mushalla sudah sangat dekat dengan aliran muara sungai. Bahkan saat air pasang dan badai, bisa dipastikan air laut akan masuk ke rumah masyarakat.

Abrasi di daerah Pondok sudah terjadi sejak delapan tahun lalu, namun kerusakan terjadi secara berkelanjutan dan sedikit demi sedikit. Usaha pemerintah memasang batu pemecah ombak atau antisipasi peralihan muara, dinilai kurang berhasil. Masyarakat setempat meminta pemerintah bertidak cepat untuk mencegah kerusakan lebih fatal. Selain rumah, abrasi itu juga mengancam usaha mereka sebagai nelayan, dan usaha pengolahan ikan asin.

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

#mediapemersatubangsa