Live Streaming

 
Rangkaian Acara

Sabtu, 20 Oktober 2018

14 : 00SUMBAR SEKILAS
14 : 02DIALOG KHUSUS
15 : 00DENDANG 15
16 : 00BERITA RANAH MINANG
17 : 00PEREMPUAN
 
Prakiraan Cuaca
 
Gempa Terkini
5,1SR
19-Oct-18 16:19:34 WIB
Kedalaman 10 Km
33 Km Southeast Kupang-ntt
Does Not Generate Tsunami
Sumber : Data BMKG
Berita Detil
TVRI Sumatera Barat • Kota Padang29 April 2016 - 06:57 WIB
Polda Sumbar sita 30 Ton gula ilegal tidak berlabel SNI
Polda Sumbar sita 30 Ton gula ilegal tidak berlabel SNI

Reporter : Tua Saman Siregar • Editor : Redaksi BRM

A+AAA-
 

30 Ton gula pasir ilegal disita Direktorat Reserse Khusus Polda Sumbar dari salah satu gudang di wilayah By pass kilometer 22, Kecamatan Koto Tangah, Padang. Gula pasir ilegal yang tidak memiliki Standar Nasional Indonesia atau SNI diduga diedarkan disejumlah wilayah di Indonesia. 

Direktorat Reserse Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Barat mengamankan 30 Ton gula pasir ilegal yang tidak memiliki SNI atau Standar Nasional Indonesia dari salah satu gudang di Wilayah Bypass Kilometer 22, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Pengungkapan peredaran gula pasir ilegal dengan merek Berlian ini, berawal dari laporan masyarakat, Tim Reserse Dit.Res Sus langsung melakukan penyelidikan, sehingga berhasil mengamankan 30 ton gula pasir yang dikemas di plastik 1 kilo dari gudang milik warga Kota Padang yang berinisial XS. 

Gula pasir ini masih diamankan di gudang Mapolda Sumatera Barat guna penyelidikan lebih lanjut, diduga sebagian sudah beredar di sejumlah toko dan supermarket di Sumatera Barat. Kabid. Humas Polda Sumatera Barat AKBP Syamsi menjelaskan, untuk mengungkap peredaran gula ilegal yang tidak memiliki label SNI, Polda Sumatera Barat masih terus melakukan pengembangan.

Akibat perbuatannya, pemilik gudang terancam Hukuman 5 Tahun Penjara karena diduga melanggar Undang-undang Nomor 8 Tahun 2014 tentang perdagangan dan Undang-undang Perlindungan Konsumen. Polda Sumbar juga akan melakukan Koordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sumatera barat terkait beredarnya gula tersebut.  

Berita Lainnya
 
Komentar Anda

Media Sosial :

TVRI Stasiun Sumatera Barat